Ribuan Orang Serbu Pasar Murah Ramadan di Cilacap, Ikan Tuna Dijual Hanya Rp15.000 per 3 Kg
Rabu, 19 Maret 2025 - 11:05 WIB
loading...
Ribuan warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, rela berdesakan dan mengantre panjang dalam Pasar Murah Ramadan yang digelar di Lapangan Krida Cilacap. FOTO/HERI SUSANTO
A
A
A
CILACAP - Ribuan warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, rela berdesakan dan mengantre panjang dalam Pasar Murah Ramadan yang digelar di Lapangan Krida Cilacap. Salah satu stan yang paling diserbu warga adalah ikan tuna yang dijual dengan harga sangat murah, jauh di bawah harga pasar.
Ikan tuna seberat 3 kilogram dijual hanya seharga Rp15.000, padahal harga pasarannya bisa mencapai Rp60.000 hingga Rp70.000. Tak ayal, penawaran ini membuat ribuan warga langsung menyerbu stan penjualan ikan tuna begitu dibuka, meski terik matahari menyengat. Warga yang datang bahkan harus mengantre dan berdesakan selama lebih dari tiga jam sejak pagi hari demi mendapatkan ikan tuna dengan harga murah tersebut.
Salah satu warga yang ikut mengantre, Sulastri, mengaku sudah antre sejak pagi. "Saya sudah antre dari pagi demi mendapatkan ikan tuna yang harganya sangat murah. Biasanya ikan tuna mahal, jadi ini kesempatan yang tidak ingin saya lewatkan," katanya, Rabu (19/3/2025).
Untuk menghindari kecurangan, panitia mengharuskan setiap pembeli untuk mencelupkan tinta pada jari mereka. Bahkan, warga yang membawa balita pun terlihat rela mengikuti antrean demi mendapatkan ikan tuna murah yang telah lama dinantikan.
Ikan tuna seberat 3 kilogram dijual hanya seharga Rp15.000, padahal harga pasarannya bisa mencapai Rp60.000 hingga Rp70.000. Tak ayal, penawaran ini membuat ribuan warga langsung menyerbu stan penjualan ikan tuna begitu dibuka, meski terik matahari menyengat. Warga yang datang bahkan harus mengantre dan berdesakan selama lebih dari tiga jam sejak pagi hari demi mendapatkan ikan tuna dengan harga murah tersebut.
Salah satu warga yang ikut mengantre, Sulastri, mengaku sudah antre sejak pagi. "Saya sudah antre dari pagi demi mendapatkan ikan tuna yang harganya sangat murah. Biasanya ikan tuna mahal, jadi ini kesempatan yang tidak ingin saya lewatkan," katanya, Rabu (19/3/2025).
Untuk menghindari kecurangan, panitia mengharuskan setiap pembeli untuk mencelupkan tinta pada jari mereka. Bahkan, warga yang membawa balita pun terlihat rela mengikuti antrean demi mendapatkan ikan tuna murah yang telah lama dinantikan.
Lihat Juga :