Ritual Tantra Pesta Miras dan Seks Buat Kerajaan Singasari Porak-poranda Diserang Pasukan Kediri
Selasa, 18 Maret 2025 - 09:06 WIB
loading...
A
A
A
Mereka tengah menenggak bergelas-gelas tuak dan berasyik bersama para yoginis. Mereka tengah melakukan ritual Tantra di saat pasukan Kediri menyerbu. Konon pelaksanaan ritual Tantra ini sebagaimana dijelaskan Van Gulik pada buku "Sexual Life in Ancient China" harus melaksanakan kenikmatan tertinggi untuk berhubungan seksual yang konon menjamin umur panjang manusia.
Konon ritual Tantra yang dijalankan Kertanagara dan keluarga Kerajaan Singasari merujuk pada ritual yang dijalankan Kaisar di China yang kerap kali memeragakan tindakan asusila dan melakukannya kepada para perempuan. Konon saat penyerbuan itulah, Kertanagara tengah bersenang-senang sambil berhubungan badan dengan sejumlah perempuan demi memeragakan ritual Tantra yang dianutnya.
Tak hanya itu pasukan Kediri juga menemukan penguasa Singasari itu tengah menikmati seksualitas dengan para perempuan yang tidak lagi menggunakan pakaian. Hal ini tentu mengejutkan sekaligus memalukan bagi pasukan Kediri yang menjadi wilayah kekuasaan Kerajaan Singasari.
Sang Raja Singasari yang tak terperdaya karena 'lemas' akibat perempuan dan arak pasrah istananya diporak - porandakan. Tak hanya itu pasukan Kediri juga mengamuk dan tanpa ampun membantai seisi ruangan. Setelah itu mereka memporak-porandakan seisi kota, memburu tawanan - tawanan penting dan melakukan penjarahan.
Konon ritual Tantra yang dijalankan Kertanagara dan keluarga Kerajaan Singasari merujuk pada ritual yang dijalankan Kaisar di China yang kerap kali memeragakan tindakan asusila dan melakukannya kepada para perempuan. Konon saat penyerbuan itulah, Kertanagara tengah bersenang-senang sambil berhubungan badan dengan sejumlah perempuan demi memeragakan ritual Tantra yang dianutnya.
Tak hanya itu pasukan Kediri juga menemukan penguasa Singasari itu tengah menikmati seksualitas dengan para perempuan yang tidak lagi menggunakan pakaian. Hal ini tentu mengejutkan sekaligus memalukan bagi pasukan Kediri yang menjadi wilayah kekuasaan Kerajaan Singasari.
Sang Raja Singasari yang tak terperdaya karena 'lemas' akibat perempuan dan arak pasrah istananya diporak - porandakan. Tak hanya itu pasukan Kediri juga mengamuk dan tanpa ampun membantai seisi ruangan. Setelah itu mereka memporak-porandakan seisi kota, memburu tawanan - tawanan penting dan melakukan penjarahan.
(cip)
Lihat Juga :