Awal Ramadan, Pos Indonesia Salurkan Bansos PKH dan Program Sembako di Bogor
Kamis, 13 Maret 2025 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
Asri Suhati, warga Bogor Timur, salah seorang penerima manfaat mengatakan, uang tersebut akan ia gunakan untuk biaya pendidikan kedua anaknya yang masih duduk di bangku SMA dan SMP. Asri yang pernah mengambil bansos melalui komunitas yaitu di rumah ketua RW, kali ini mengambil bansosnya di Kantorpos.
Menurutnya pelayanan di Kantorpos relatif cepat dan lancar. Bantuan uang ini sangat berarti bagi Asri khususnya untuk kebutuhan sekolah anak-anaknya. "Rasanya seperti beban sedikit terangkat," ujarnya.
Sementara itu, Susanti, yang menerima Bansos PKH sebesar Rp1.325.000 untuk periode tiga bulan, berbagi cerita tentang berartinya manfaat bantuan ini baginya.
Kebutuhan sekolah anak juga jadi prioritas Susanti ketika ditanya penggunaan uang bantuan yang diperolehnya. "Uang ini sangat membantu untuk kebutuhan sekolah anak-anak dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Saya berharap program ini bisa terus berjalan, karena banyak keluarga seperti saya yang sangat terbantu," ungkapnya.
Sementara itu, Atik, seorang petugas PT Pos Indonesia (PosIND) atau tepatnya juru bayar door to door di KCU Bogor, menceritakan pengalamannya yang penuh tantangan. "Kami sering harus berjalan jauh, bahkan di tengah hujan, untuk memastikan bantuan sampai ke tangan KPM. Dalam sehari, biasanya kami melayani 75-80 KPM, tergantung cuaca dan kondisi lapangan," jelasnya.
Menurutnya pelayanan di Kantorpos relatif cepat dan lancar. Bantuan uang ini sangat berarti bagi Asri khususnya untuk kebutuhan sekolah anak-anaknya. "Rasanya seperti beban sedikit terangkat," ujarnya.
Sementara itu, Susanti, yang menerima Bansos PKH sebesar Rp1.325.000 untuk periode tiga bulan, berbagi cerita tentang berartinya manfaat bantuan ini baginya.
Kebutuhan sekolah anak juga jadi prioritas Susanti ketika ditanya penggunaan uang bantuan yang diperolehnya. "Uang ini sangat membantu untuk kebutuhan sekolah anak-anak dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Saya berharap program ini bisa terus berjalan, karena banyak keluarga seperti saya yang sangat terbantu," ungkapnya.
Sementara itu, Atik, seorang petugas PT Pos Indonesia (PosIND) atau tepatnya juru bayar door to door di KCU Bogor, menceritakan pengalamannya yang penuh tantangan. "Kami sering harus berjalan jauh, bahkan di tengah hujan, untuk memastikan bantuan sampai ke tangan KPM. Dalam sehari, biasanya kami melayani 75-80 KPM, tergantung cuaca dan kondisi lapangan," jelasnya.
Lihat Juga :