PHE WMO Bantu Perlengkapan Hadapi Pandemi Covid-19 di Sejumlah Daerah
Minggu, 03 Mei 2020 - 12:59 WIB
loading...
Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) menyalurkan bantuan sejumlah perlengkapan perlindungan diri ke Pemkab Gresik.Foto/SINDONews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) menyalurkan bantuan berupa sejumlah perlengkapan perlindungan diri dalam menghadapi pandemi Covid-19, ke sejumlah daerah di Jawa Timur (Jatim).
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan upaya PHE WMO untuk menguatkan perang melawan virus Corona secara nasional. Bantuan diantaranya disalurkan ke Kabupaten Bangkalan, pada Jumat (1/5/2020). Bantuan berupa 350 helai masker kain, 30.000 ml hand sanitizer, 50 alat pelindung diri (APD) dan enam wastafel portabel lengkap dengan sabun cair disalurkan untuk warga.
Penyerahan bantuan dilakukan di tiga lokasi, yakni kepada Camat Sepulu, Hadori di Kecamatan Sepulu dan Camat Tanjungbumi, Imam Mahfud di Kantor Kecamatan Tanjungbumi dan kepada Kepala Desa Labuhan, Supriyadi.
Penyaluran bantuan ini disambut gembira oleh warga. "Kami berterima kasih atas kontribusi PHE WMO terhadap penanganan Covid-19 di Kecamatan Sepulu," kata Camat Sepulu, Hadori. Hal serupa juga disampaikan oleh Imam Mahfud dan Supriyadi.
Sebelumnya, pada Senin (27/4/2020), PHE WMO menyalurkan 100 APD dan 100 pasang sarung tangan latex kepada Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Pemkab Gresik. "Kami harapkan bantuan ini bisa digunakan secara maksimal serta bermanfaat guna memutus mata rantai penanganan wabah ini," kata Field Operation Manager PHE WMO Muchamad Yani, Minggu (3/5/2020).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Gresik Ida Lailatussa'diyah mengatakan, APD yang diterima Satuan Tugas Covid-19 itu akan disalurkan kepada tim medis Rumah Sakit Ibnu Sina dan Dinas Kesehatan Gresik. "Nanti oleh Dinkes akan didistribusikan ke rumah sakit swasta yang jadi rujukan penanganan Covid-19 dan puskesmas-puskesmas," katanya.
Selain itu, APD juga akan diberikan kepada sebagian petugas yang berjaga di check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tertentu. "Pendistribusian nanti berdasarkan rapat di tingkat Satgas. Tapi kami upayakan tim medisnya dulu. Bantuan ini memang sangat diharapkan untuk memutus rantai corona," kata Ida.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan upaya PHE WMO untuk menguatkan perang melawan virus Corona secara nasional. Bantuan diantaranya disalurkan ke Kabupaten Bangkalan, pada Jumat (1/5/2020). Bantuan berupa 350 helai masker kain, 30.000 ml hand sanitizer, 50 alat pelindung diri (APD) dan enam wastafel portabel lengkap dengan sabun cair disalurkan untuk warga.
Penyerahan bantuan dilakukan di tiga lokasi, yakni kepada Camat Sepulu, Hadori di Kecamatan Sepulu dan Camat Tanjungbumi, Imam Mahfud di Kantor Kecamatan Tanjungbumi dan kepada Kepala Desa Labuhan, Supriyadi.
Penyaluran bantuan ini disambut gembira oleh warga. "Kami berterima kasih atas kontribusi PHE WMO terhadap penanganan Covid-19 di Kecamatan Sepulu," kata Camat Sepulu, Hadori. Hal serupa juga disampaikan oleh Imam Mahfud dan Supriyadi.
Sebelumnya, pada Senin (27/4/2020), PHE WMO menyalurkan 100 APD dan 100 pasang sarung tangan latex kepada Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Pemkab Gresik. "Kami harapkan bantuan ini bisa digunakan secara maksimal serta bermanfaat guna memutus mata rantai penanganan wabah ini," kata Field Operation Manager PHE WMO Muchamad Yani, Minggu (3/5/2020).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Gresik Ida Lailatussa'diyah mengatakan, APD yang diterima Satuan Tugas Covid-19 itu akan disalurkan kepada tim medis Rumah Sakit Ibnu Sina dan Dinas Kesehatan Gresik. "Nanti oleh Dinkes akan didistribusikan ke rumah sakit swasta yang jadi rujukan penanganan Covid-19 dan puskesmas-puskesmas," katanya.
Selain itu, APD juga akan diberikan kepada sebagian petugas yang berjaga di check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tertentu. "Pendistribusian nanti berdasarkan rapat di tingkat Satgas. Tapi kami upayakan tim medisnya dulu. Bantuan ini memang sangat diharapkan untuk memutus rantai corona," kata Ida.
Lihat Juga :