Satgas Damai Cartenz Gagalkan Penyelundupan Senjata Api dan Ratusan Amunisi untuk KKB

Sabtu, 08 Maret 2025 - 14:59 WIB
loading...
Satgas Damai Cartenz...
Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 bersama Polda Papua gagalkan penyelundupan senjata api dan amunisi kepada KKB di Puncak Jaya, Papua Tengah Foto/SindoNews/nathan making
A A A
JAKARTA - Satgas Operasi Damai Cartenz -2025 bersama Polda Papua berhasil menggagalkan penyelundupan senjata api dan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua Tengah yang dipimpin Lerimayu Telengen.

Operasi ini merupakan hasil pemantauan yang dilakukan sejak 1 hingga 7 Maret 2025. Operasi ini mengungkap pergerakan senjata dari Jayapura menuju Puncak Jaya. Berdasarkan informasi intelijen, senjata tersebut akan diserahkan oleh tersangka utama Yuni Enumbi (29) yang berhasil ditangkap.

Tim Satgas Ops Damai Cartenz-2025 menangkap Yuni Enumbi di Km 76, Kabupaten Keerom pada Kamis, 6 Maret 2025. Yuni Enumbi ditangkap bersama dua orang lainnya yakni, Yudhi Kalalo, sopir lajuran yang mengangkut barang dan Matius Payokwa yang bertugas sebagai helper lajuran.

Baca juga: Aksi Pembakaran Rumah di Puncak Jaya, Ini Reaksi Satgas Operasi Damai Cartenz

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 Kombes Pol Yusuf Sutejo menegaskan keberhasilan ini bukan akhir, melainkan awal dari penyelidikan lebih lanjut. “Kami akan terus menelusuri asal-usul senjata ini dan siapa saja yang terlibat," ujarnya, Sabtu (8/3/2025).

Berdasarkan keterangan tersangka, senjata tersebut dibeli dengan harga Rp1,3 miliar dari luar Papua dan akan diserahkan kepada KKB di Puncak Jaya. sementara itu, sopir dan helper yang diamankan mengaku tidak mengetahui isi muatan yang mereka bawa.

Baca juga: Pecatan Polisi yang Membelot Jadi Pemimpin KKB Aske Mabel Ditangkap di Yalimo Papua Pegunungan

Kepala Operasi Damai Cartenz-2025 Brigjen Pol. Faizal Ramadhani mengapresiasi atas kerja keras tim dalam menggagalkan penyelundupan ini.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras tim, kami berhasil menggagalkan penyelundupan berbagai jenis senjata dan amunisi yang rencananya akan disuplai kepada kkb di puncak jaya," ungkapnya.

Dengan keberhasilan operasi ini, kata dia, diharapkan upaya kelompok bersenjata dalam memperoleh persenjataan ilegal dapat ditekan, sehingga stabilitas keamanan di Papua semakin terjaga.

Dari hasil operasi, sejumlah barang bukti berhasil diamankan, antara lain:

• senjata dan amunisi
• 2 pucuk senjata api laras panjang (belum terangkai)
• 4 pucuk pistol G2 Pindad
• 632 butir amunisi kaliber 5,56 mm
• 250 butir amunisi 9 mm
• 1 pucuk senapan angin (belum terangkai)
• 1 paket laser senter + mounting
• 1 teleskop + peredam
• 1 popor kayu warna coklat
• 1 laras dan tabung senapan angin
• 1 unit air compressor bertuliskan united waran biru (tempat penyimpanan senjata)
• 1 unit handphone vivo y19s
• 1 buah pompa dan 1 tas angina
• 1 kunci t dan 1 paket gurinda portable
• Beberapa tas, termasuk tas senapan angin dan tas selempang berisi identitas diri serta kartu ATM
• Uang tunai senilai Rp369.600.000
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
Bea Cukai Gagalkan Pengiriman...
Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp2 Miliar di Tabanan, Bali
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan Bahan Kimia Merkuri, 2 Orang Ditangkap
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Rekomendasi
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Australia Lolos ke 32...
Australia Lolos ke 32 Besar usai Bermain Imbang Lawan Paraguay
Berita Terkini
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved