Biadab! Bapak Kandung Berkali-kali Cabuli Anaknya hingga Pendarahan

Jum'at, 04 September 2020 - 10:51 WIB
loading...
Biadab! Bapak Kandung...
RS, bapak biadab yang berkali-kali mencabuli putri kandungnya. Foto/INEWSTv/Agung Sulistyo
A A A
PAYAKUMBUH - RS, seorang bapak, warga Akal Biluru, Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat diamankan tim Cheetah Satreskrim Polres Payakumbuh karena berkali-kali mencabuli anaknya, balita yang berusia 4 tahun.

Pelaku tak juga menghentikan perbuatan biadabnya meski korban telah mengeluh kesakitan karena pendarahan. (BACA JUGA: Bandung Diteror Penjahat Jalanan, Dua Pekan 9 Warga Jadi Korban )

Kasus ini terungkap setelah korban mengalami pendarahan hebat dan dilarikan ke rumah sakit oleh ibu kandungnya. Darah segar membasahi popok yang dikenakan korban. Hasil pemeriksaan, ternyata sang anak mengalami pendarahan hebat pada kemaluan. (BACA JUGA: Takut Dibunuh, ABG di Ciamis Tak Melawan saat Diperkosa Pemuda Pengangguran )

Setelah ditanya kepada korban, bocah malang itu mengaku kalau yang melakukan adalah ayahnya sendiri. Ibu kandung korban berinisial ES yang sudah beberapa bulan pisah ranjang dengan sang suami, langsung melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Mapolres Payakumbuh. (BACA JUGA: Cemburu, Pria di Lahat Tikam Istri Siri di Depan Kantor Camat )

Kasat Reskrim Polres Payakumbuh AKP Rosidi mengatakan, berdasarkan laporan tersebut, tersangka RS langsung diringkus di rumahnya. Kasus ini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Payakumbuh Sumatera Barat.

"Aksi pencabulan ini telah dilakukan pelaku RS sebanyak enam kali selama Agustus 2020 lalu, di rumah orang tua tersangka. Kebetulan sang anak sedang berada di rumah orang tua tersangka," kata AKP Rosidi, Kamis (3/9/2020).

Sementara itu, tersangka RS mengaku, sebelum melakukan aksi cabul terhadap anak kandungnya, dia menonton video porno di telepon seluler (ponsel). Awalnya RS mengaku hanya sekali melakukan pencabulan. Setelah didesak oleh petugas, akhirnya mengaku perbuatan biadab terhadap anak kandungnya itu sudah dilakukan sebanyak enam kali.

Pihak kelurga yang mengetahui aksi bejat tersangka sangat geram. Korban sendiri hingga kini masih mengalami trauma fisik dan psikis. "Tersangka dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak. RS terancam hukuman 15 lima belas tahun penjara," ujar Kasatreskrim.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Pendiri Ponpes Ndolo...
Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
Gempa Magnitudo 5,2...
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Agam Sumatra Barat
5 Kali Gempa Dangkal...
5 Kali Gempa Dangkal Guncang Solok Selatan Sumbar, Berpusat di Darat
AKPI Distribusikan Bantuan...
AKPI Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar
Prabowo Tiba di Sumbar,...
Prabowo Tiba di Sumbar, Kembali Tinjau Penanganan Bencana dan Pemulihan Infrastruktur
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved