Ceramah di Masjid UGM Dipadati Ribuan Jemaah, Anies Baswedan Selalu Dinanti
Jum'at, 07 Maret 2025 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
Anies menegaskan bahwa sektor pendidikan membutuhkan anggaran besar karena berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia.
"Pendidikan memang mahal, tapi ketertinggalan akan jauh lebih mahal," tegasnya.
Ia mengingatkan, pemerintah tidak hanya perlu memperhatikan asupan gizi anak, tetapi juga kualitas pendidikan itu sendiri.
"Biaya pendidikan seharusnya dipandang sebagai investasi, bukan sekadar pengeluaran. Jika melihatnya sebagai investasi, pasti akan ada hasil yang kembali di masa depan," jelasnya.
"Jangan sampai anggaran pendidikan dikurangi, karena dampaknya bukan sekarang, tapi akan dirasakan oleh generasi mendatang,"imbuhnya.
Anies juga mengingatkan agar program MBG berjalan tanpa mengesampingkan kualitas pendidikan.
"Soal pendidikan bukan hanya soal makan. Jika memang ada program makan bergizi, silakan dijalankan. Tapi isi pendidikan juga harus diperhatikan, jangan sampai salah fokus," tegasnya.
Menurutnya, tantangan utama pendidikan di Indonesia bukan sekadar soal asupan makanan, tetapi juga proses belajar-mengajar yang harus semakin berkualitas.
"Memajukan pendidikan bukan hanya soal gizi anak, tapi juga bagaimana proses belajar-mengajarnya di kelas," pungkasnya.
"Pendidikan memang mahal, tapi ketertinggalan akan jauh lebih mahal," tegasnya.
Ia mengingatkan, pemerintah tidak hanya perlu memperhatikan asupan gizi anak, tetapi juga kualitas pendidikan itu sendiri.
"Biaya pendidikan seharusnya dipandang sebagai investasi, bukan sekadar pengeluaran. Jika melihatnya sebagai investasi, pasti akan ada hasil yang kembali di masa depan," jelasnya.
"Jangan sampai anggaran pendidikan dikurangi, karena dampaknya bukan sekarang, tapi akan dirasakan oleh generasi mendatang,"imbuhnya.
Anies juga mengingatkan agar program MBG berjalan tanpa mengesampingkan kualitas pendidikan.
"Soal pendidikan bukan hanya soal makan. Jika memang ada program makan bergizi, silakan dijalankan. Tapi isi pendidikan juga harus diperhatikan, jangan sampai salah fokus," tegasnya.
Menurutnya, tantangan utama pendidikan di Indonesia bukan sekadar soal asupan makanan, tetapi juga proses belajar-mengajar yang harus semakin berkualitas.
"Memajukan pendidikan bukan hanya soal gizi anak, tapi juga bagaimana proses belajar-mengajarnya di kelas," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :