alexametrics

Maling 5 HP di Toko Ponsel, Pencuri Ini Terekam CCTV

loading...
Maling 5 HP di Toko Ponsel, Pencuri Ini Terekam CCTV
Ditinggal sebentar untuk menjemput anak pulang sekolah, sebuah toko Ponsel di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng disatroni maling yang terekam kamera pengintai (CCTV). iNews TV/Sigit
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Ditinggal sebentar untuk menjemput anak pulang sekolah, sebuah toko Ponsel di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng disatroni maling yang terekam kamera pengintai (CCTV).

Dalam rekam CCTV pencuri yang mengenakan helm dan baju warna hitam tampak mudah masuk toko ponsel JS di Jalan Malijo RT 14, Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan lantaran pintu toko lupa dikunci pemiliknya karena buru-buru saat menjemput anaknya. Dalam rekaman CCTV, peristiwa pencurian ini terjadi paa Rabu (26/2/2020) sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat ditemui MNC Media, pemilik Toko JS Ponsel Indrawati mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat toko ponselnya ditinggal dalam kondisi hanya ditutup pintunya, namun tak dikunci karena buru-buru menjemput anak yang pulang sekolah.



"Pas saya sampai toko, lima HP sudah hilang. Pelaku mengggasak 5 unit ponsel merk Samsung A10, A10s, A20, A30, dan A50. Pas saya cek CCTV benar ada orang yang mencuri," ujarnya, Kamis (27/2/2020).

Dirinya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polisi Sektor (Polsek) Arut Selatan, dengan membawa barang bukti berupa 5 kotak ponsel yang hilang, serta rekaman CCTV aksi pelaku.

Terpisah Anggota Unit Reskrim Polsek Arsel Dwi Wahyu saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan korban. Saat ini kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelakunya yang telah terekam CCTV saat beraksi. "Para pelaku saat melakukan aksinya melalui pintu depan, dan memakai tangan kirinya untuk mengambil 5 unit ponsel yang ditaruh di dalam etalase," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak