Masjid di Sumenep Madura Tiba-tiba Ambruk Jelang Salat Tarawih
Jum'at, 07 Maret 2025 - 06:30 WIB
loading...
Masjid Baiturrahmat di Desa Brakas, Kecamatan Raas, Pulau Raas, Sumenep, Jawa Timur, tiba-tiba ambruk, Kamis (6/3/2025) malam sekitar pukul 18.35 WIB, menjelang waktu salat isya’ dan salat tarawih. FOTO/FARIS PURNAMA
A
A
A
SAMPANG - Masjid Baiturrahmat di Desa Brakas, Kecamatan Raas, Pulau Raas, Sumenep, Jawa Timur, tiba-tiba ambruk , Kamis (6/3/2025) malam sekitar pukul 18.35 WIB, menjelang waktu salat isya’ dan salat tarawih. Kejadian ini mengejutkan warga setempat karena tidak ada angin kencang ataupun hujan deras yang terjadi saat bangunan tersebut roboh.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena saat kejadian, masjid sedang sepi dan belum ada jemaah yang datang untuk melaksanakan ibadah. Kerusakan terjadi pada bagian teras bangunan.
Untuk diketahui, bangunan masjid ini sudah berusia tua, yang diduga menjadi faktor penyebab runtuhnya struktur bangunan tersebut. Sebelumnya, Takmir Masjid bersama seorang warga sedang mengaji di dalam masjid menunggu waktu salat isya’. Mereka terkejut dengan suara retakan keras sebelum akhirnya atap teras masjid ambruk. Keduanya segera bergegas keluar untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Rasuli, salah satu warga setempat, mengungkapkan rasa syukur karena tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun, ia juga menekankan bahwa saat ini masjid telah ditutup dan diberi garis polisi untuk mencegah adanya aktivitas ibadah.
"Masjid ini sudah ditutup secara resmi, dan Takmir serta tokoh masyarakat melarang warga melaksanakan Salat Tarawih di sini karena kondisinya yang sangat memprihatinkan," ujarnya, Kamis (6/3/2025) malam.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena saat kejadian, masjid sedang sepi dan belum ada jemaah yang datang untuk melaksanakan ibadah. Kerusakan terjadi pada bagian teras bangunan.
Untuk diketahui, bangunan masjid ini sudah berusia tua, yang diduga menjadi faktor penyebab runtuhnya struktur bangunan tersebut. Sebelumnya, Takmir Masjid bersama seorang warga sedang mengaji di dalam masjid menunggu waktu salat isya’. Mereka terkejut dengan suara retakan keras sebelum akhirnya atap teras masjid ambruk. Keduanya segera bergegas keluar untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Rasuli, salah satu warga setempat, mengungkapkan rasa syukur karena tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun, ia juga menekankan bahwa saat ini masjid telah ditutup dan diberi garis polisi untuk mencegah adanya aktivitas ibadah.
"Masjid ini sudah ditutup secara resmi, dan Takmir serta tokoh masyarakat melarang warga melaksanakan Salat Tarawih di sini karena kondisinya yang sangat memprihatinkan," ujarnya, Kamis (6/3/2025) malam.
Lihat Juga :