Minim Pengawasan Selama PSBB, Peredaran Narkoba di Tempat Hiburan Malam Kian Leluasa
Kamis, 03 September 2020 - 21:32 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan investigasi terkait adanya pembukaan diskotek di kawasan Jakarta Barat. Hasil investigasi sementara, BNN menemukan peredaran narkotika di sebuah tempat hiburan malam di kawasan itu.
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, mengatakan, peredaran narkotika di tempat hiburan malam di masa pandemi Covid-19 kian marak dan tidak terkendali. Para bandar memanfaatkan momentum tersebut karena longggarnya pengawasan dari pemangku kebijakan di wialayah itu. (Baca juga: Operasional Tempat Hiburan Malam Jakarta Tunggu Restu Tim Gugus Tugas Covid-19)
"Yang kami lihat bandar ini malah lebih aman dalam menjalankan bisnisnya. Tempat hiburan yang pura-pura tutup, dimanfaatkan agar penjualan itu semakin lancar. Jadi pengguna tenang, bandar untung banyak, karena tak ada lagi razia," kata Arman di Jakarta Timur Kamis (3/9/2020).
Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, BNN mendapati tempat hiburan malam Top One yang masih membuka operasional di tengah penerapan PSBB. Alih-alih tutup, ternyata para pengunjung bisa masuk ke dalam diskotek dan ruang karaoke melalui pintu belakang dengan pengawasan ekstra ketat dari pihak manajemen Top One.
Tim BNN yang berhasil masuk ke dalam kemudian dibawa ke ruang karaoke. Tak lama berselang waitress menawarkan sejumlah paket minuman beserta pemandu lagu atau Ladies Companion (LC) dan juga ekstasi. Demi memastikan adanya peredaran narkotika di sana, Tim akhirnya memesan tiga butir ekstasi kepada waitress. (Baca juga: Alasan Ekonomi, Pemkot Bekasi Enggan Tutup Diskotek, Panti Pijat dan Spa)
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, mengatakan, peredaran narkotika di tempat hiburan malam di masa pandemi Covid-19 kian marak dan tidak terkendali. Para bandar memanfaatkan momentum tersebut karena longggarnya pengawasan dari pemangku kebijakan di wialayah itu. (Baca juga: Operasional Tempat Hiburan Malam Jakarta Tunggu Restu Tim Gugus Tugas Covid-19)
"Yang kami lihat bandar ini malah lebih aman dalam menjalankan bisnisnya. Tempat hiburan yang pura-pura tutup, dimanfaatkan agar penjualan itu semakin lancar. Jadi pengguna tenang, bandar untung banyak, karena tak ada lagi razia," kata Arman di Jakarta Timur Kamis (3/9/2020).
Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, BNN mendapati tempat hiburan malam Top One yang masih membuka operasional di tengah penerapan PSBB. Alih-alih tutup, ternyata para pengunjung bisa masuk ke dalam diskotek dan ruang karaoke melalui pintu belakang dengan pengawasan ekstra ketat dari pihak manajemen Top One.
Tim BNN yang berhasil masuk ke dalam kemudian dibawa ke ruang karaoke. Tak lama berselang waitress menawarkan sejumlah paket minuman beserta pemandu lagu atau Ladies Companion (LC) dan juga ekstasi. Demi memastikan adanya peredaran narkotika di sana, Tim akhirnya memesan tiga butir ekstasi kepada waitress. (Baca juga: Alasan Ekonomi, Pemkot Bekasi Enggan Tutup Diskotek, Panti Pijat dan Spa)
Lihat Juga :