Amankan Pilkada Sulut, 3.577 Personil Polri-TNI dan Instansi Terkait Disiagakan

loading...
Amankan Pilkada Sulut, 3.577 Personil Polri-TNI dan Instansi Terkait Disiagakan
Penyematan operasi dilaksanakan pada acara Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja yang dilaksanakan di aula Tribrata Polda Sulut diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Polres dan Kodim di Sulawesi Utara, Kamis (3/9/2020).foto/humas Polda
A+ A-
MANADO - Polda Sulawesi Uatara (Sulut) dan jajaran telah mempersiapkan sebanyak 3.577 personil pengamanan dibantu dengan TNI dan instansi terkait lainnya dalam pengamanan Pilkada yang akan digelar di 8 wilayah meliputi 1 provinsi, 3 kota dan 4 kabupaten di Sulut.

Kapolda Sulut Irjen Pol RZ Panca Putra S bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang menyematkan pita operasi kepada 2 perwakilan personil TNI dan Polri, sebagai tanda dimulainya Operasi Mantap Praja dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2020 di wilayah hukum Polda Sulut. (Baca: Polri dan TNI Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada Sulut)

Penyematan operasi tersebut dilaksanakan pada acara Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja, yang dilaksanakan di aula Tribrata Polda Sulut diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Polres dan Kodim di Sulawesi Utara, Kamis (3/9/2020).

“Apel ini diselenggarakan untuk mengecek kesiapan kita sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan, dengan demikian Pilkada Pilkada serentak 2020 akan dapat terselenggara dengan aman, lancar dan damai,” ujar Kapolda dalam amanatnya.

Pilkada 2020 ini katanya memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas karena akan memilih Kepala Daerah. Kondisi ini katanya akan menuntut pada adanya upaya maksimal dari masing-masing partai politik dalam berkompetisi secara ketat untuk meraih suara sebanyak-banyaknya.



Dalam kacamata kamtibmas kata Panca Putra, peningkatan intensitas kegiatan politik ini akan memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan diantaranya pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan serta penyebaran hoax dan hate speech.

“Oleh karena itu Polda Sulut bersama Kodam XIII/Merdeka dan instansi terkait lainnya perlu melaksanakan pengecekan terhadap kesiapan dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020,” katanya. (Baca: Pengamanan pemilu, Ditlantas Polda Sulut gandeng media)

Kapolda juga menegaskan bahwa Polri, TNI, Pemda dan instansi terkait lainnya berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2020 agar dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai.

“Perkuat soliditas dan sinergitas TNI dan Polri guna mewujudkan Pemilu yang aman, lancar dan damai. Jaga netralitas Polri serta hindari tindakan yang dapat mencederai netralitas Polri dalam penyelenggaraan setiap tahapan Pemilu,” tandasnya.

Pada apel yang menerapkan standar protokol kesehatan pencegahan covid-19, dihadiri Wakapolda Sulut Brigjen Pol Yadi Suryadinata, Ketua KPU Sulut, Ketua Bawaslu Sulut, Kasat Pol PP Provinsi, para PJU Polda dan para Kapolres/ta jajaran.Cahya Sumirat



(don)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top