Belanda Pecah Wilayah Keraton Yogyakarta dan Surakarta Pasca Pemberontakan Mangkubumi-RM Said

Minggu, 23 Februari 2025 - 08:27 WIB
loading...
A A A
Kemudian dua lainnya yakni Jogorogo, yang kini masuk Ngawi dengan 1.500 cacah, dan setengah dari wilayah Pacitan dengan 250 cacah. Sementara empat wilayah masuk Keraton Yogyakarta yakni Madiun dengan 12.000 cacah, Magetan dengan 700 cacah, Caruban, yang kini masuk Kabupaten Madiun dengan 500 cacah, dan terakhir setengah dari wilayah Pacitan dengan 250 cacah.

Baca juga: Perseteruan 2 Keraton hingga Pemberontakan Mertua Pangeran Diponegoro Bikin Gubernur Jenderal Belanda Pusing

Selain pembagian wilayah tersebut, kompeni Belanda juga menghadiahkan Raden Mas Said sebagai penguasa pertama Pura Mangkunegoro, atau disebut Pura Mangkunegaran, bergelar Pangeran Adipati Aryo. Setelahnya perundingan pembagian wilayah kekuasaan kembali dilakukan pada 26 September 1757 di Klepu, sebuah desa yang berada di antara jalan Solo dan Yogyakarta saat itu.

Tapi lagi-lagi perundingan itu pun buntu. Perselisihan kembali terjadi hingga akhirnya dilakukan pertemuan kedua kembali di bawah pengawasan kompeni Belanda pada 2 November 1773. Hasil pertemuan itu baru disetujui oleh Raja Surakarta pada 26 April 1774, atau kurang lebih setahun pasca pertemuan diadakan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Sidang Gugatan Perdata...
Sidang Gugatan Perdata Ijazah Jokowi, Penggugat Minta Lakukan Cross Examination
Dukung Repatriasi Kekayaan...
Dukung Repatriasi Kekayaan Bangsa, Garuda Pulangkan Koleksi Sejarah dari Belanda
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved