Ikuti Instruksi Megawati, 4 Kepala Daerah PDIP di Jabar Tunda Retreat di Magelang

Jum'at, 21 Februari 2025 - 13:56 WIB
loading...
Ikuti Instruksi Megawati,...
Empat kepala daerah PDIP di Jabar mengikuti instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan menunda keberangkatannya mengikuti retreat di Akmil Magelang. Foto/Dok.SindoNews
A A A
BANDUNG - Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Barat (Jabar) Ono Surono menyatakan ada empat kepala daerah di Jabar menunda keberangkatannya untuk mengikuti kegiatan retreat di Akmil Magelang. Instruksi penundaan itu dikeluarkan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri.

Adapun empat kepala daerah tersebut yakni Bupati Cirebon Imron Rosyadi, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami.

Baca juga: Ikuti Instruksi Megawati, 20 Kepala Daerah PDIP Tunda Perjalanan Retreat

"Siang ini saya bersama kepala daerah kader PDI Perjuangan di Jawa Barat ada pak Imron Bupati Cirebon, Pak Tri Wali Kota Bekasi, ada pak Ade Kuswara Bupati Bekasi, ada Ibu Citra Bupati Pangandaran," kata Ono dari unggahan video di akun TikToknya, Jumat (21/2/2025).



"Beliau-beliau ini sedang menunggu ya instruksi lebih lanjut dari ibu ketua umum Megawati Soekarnoputri. Karena kemarin ibu ketua umum mengeluarkan surat instruksi untuk mereka tidak hadir dulu ke Magelang sambil menunggu instruksi berikutnya," lanjut Ono.

Ono menyampaikan bahwa PDIP tengah melakukan kajian terkait agenda retreat tersebut dan juga manfaatnya.

Baca juga: Patuhi Instruksi Megawati, 19 Kepala Daerah PDIP di Jateng Tak Ikuti Retreat di Magelang

"Bagaimana mereka melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah yang semata-mata untuk bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat memberikan pengabdian yang maksimal kepada rakyat," tuturnya.

Diketahui Instruksi Megawati disampaikan dalam Surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025.

Dalam surat instruksi itu, seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP diminta untuk menunda perjalanan mengikuti retreat di Magelang tanggal 21-28 Februari 2025. Mereka yang sudah dalam perjalanan pun diminta untuk berhenti.

"Diinstruksikan kepada seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan, satu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025," tulis surat yang ditandatangani Megawati tersebut.

Bahkan, mereka yang sudah diperjalanan diminta untuk berhenti. Kepala Daerah diminta untuk menunggu arahan lebih lanjut dari Megawati.

"Sekiranya telah dalam perjalanan menuju kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum," tuturnya.

Instruksi kedua, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah diminta untuk tetap bisa berkomunikasi aktif dan bersiaga terhadap panggilan.

"Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call," tulis poin kedua instruksi tersebut.

Dalam surat instruksi itu diambil setelah penahanan terhadap Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto oleh KPK.

"Mencermati dinamika politik nasional pada hari ini, Kamis 20 Februari 2025, khususnya terjadi kriminalisasi hukum terhadap Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Bapak Hasto Kristiyanto di Komisi Pemberantasan korupsi," tulis surat tersebut.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan...
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan Inovasi Kota Mojokerto
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Rekomendasi
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved