Tak Usung Petahana, Partai Gerindra Pilih Abstain di Pilkada Gowa
Kamis, 03 September 2020 - 15:58 WIB
loading...
Partai Gerindra tidak mengusung petahanan di Pilkada Gowa dan memilih abstain saat Pilkada tahun ini. Foto: Ilustrasi
A
A
A
GOWA - Partai Gerindra bakal memilih abstain di Pilkada Gowa 2020 . Dibanding bergabung, Gerindra memiliki peluang lebih besar tak masuk dalam koalisi petahana Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Malaganni.
Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan DPP. Peluang untuk mengusung tetap ada, namun kans tak masuk dalam koalisi ke petahana lebih besar.
Baca Juga: Gerindra-PKS Terancam 'Ketinggalan Kereta' di Pilkada Gowa 2020
"Memilih abstain juga tidak masalah. Karena partai di daerah, kita tidak diwajibkan untuk mengusung. Jadi tidak masalah buat kami Gerindra di Gowa juga tidak masalah lah," ucap Wawan sapaannya melalui sambungan telepon, Kamis (3/9/2020).
Wawan menuturkan, hubungan Gerindra dengan petahana juga baik-baik saja. Tidak ada masalah. Hanya saja, Adnan-Kio tak mendaftar di Gerindra sebagai syarat untuk diusung partai.
"Hanya memang, petahana di Gowa tidak mendaftar di Gerindra . Dan kami di Gerindra tidak pada posisi menawarkan partai kami. Kami punya harga diri," ujar Wawan.
Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menyebutkan, Gerindra memegang prinsip saling menghormati. Dan bakal calon kepala daerah juga wajib mengikuti aturan main dari Gerindra.
Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan DPP. Peluang untuk mengusung tetap ada, namun kans tak masuk dalam koalisi ke petahana lebih besar.
Baca Juga: Gerindra-PKS Terancam 'Ketinggalan Kereta' di Pilkada Gowa 2020
"Memilih abstain juga tidak masalah. Karena partai di daerah, kita tidak diwajibkan untuk mengusung. Jadi tidak masalah buat kami Gerindra di Gowa juga tidak masalah lah," ucap Wawan sapaannya melalui sambungan telepon, Kamis (3/9/2020).
Wawan menuturkan, hubungan Gerindra dengan petahana juga baik-baik saja. Tidak ada masalah. Hanya saja, Adnan-Kio tak mendaftar di Gerindra sebagai syarat untuk diusung partai.
"Hanya memang, petahana di Gowa tidak mendaftar di Gerindra . Dan kami di Gerindra tidak pada posisi menawarkan partai kami. Kami punya harga diri," ujar Wawan.
Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menyebutkan, Gerindra memegang prinsip saling menghormati. Dan bakal calon kepala daerah juga wajib mengikuti aturan main dari Gerindra.
Lihat Juga :