TNI Buru Anggota OPM yang Membunuh Warga Dekai di Yahukimo
Jum'at, 31 Januari 2025 - 11:14 WIB
loading...
Petugas mengevakuasi jenazah almarhum Jaharu, warga sipil yang tewas diserang oleh OPM di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Foto/Ist
A
A
A
YAHUKIMO - Prajurit TNI melakukan pengejaran dan memburu anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang membunuh warga sipil di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Peristiwa pembunuhan oleh OPM terjadi pada Kamis (30/1/2025) sekitar pukul 17/40 WIT.
Baca juga: Kekejaman Anggota OPM Bantai Warga dan Bakar Truk di Yahukimo
Aksi keji terhadap rakyat tak bersalah ini terungkap ketika seorang warga Dekai melaporkan ke Pos Keamanan terdekat bahwa melihat korban tergeletak di tepi jalan dalam kondisi meninggal dunia.
Mendengar hal tersebut, aparat keamanan bergegas menuju lokasi korban dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Dekai.
"Aksi biadab dan kejam OPM ini tentu akan ditindak tegas oleh aparat keamanan dan saat ini sedang dilakukan pengejaran," tegas Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan, Jumat (31/1/2025).
Baca juga: 7 Pelaku Penembakan Pesawat Trigana Air di Yahukimo Ditangkap
Saat dievakuasi, jenazah korban yang diketahui bernama Jaharu mengalami luka sobek akibat serangan senjata tajam (parang) di bagian wajah.
Peristiwa pembunuhan oleh OPM terjadi pada Kamis (30/1/2025) sekitar pukul 17/40 WIT.
Baca juga: Kekejaman Anggota OPM Bantai Warga dan Bakar Truk di Yahukimo
Aksi keji terhadap rakyat tak bersalah ini terungkap ketika seorang warga Dekai melaporkan ke Pos Keamanan terdekat bahwa melihat korban tergeletak di tepi jalan dalam kondisi meninggal dunia.
Mendengar hal tersebut, aparat keamanan bergegas menuju lokasi korban dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Dekai.
"Aksi biadab dan kejam OPM ini tentu akan ditindak tegas oleh aparat keamanan dan saat ini sedang dilakukan pengejaran," tegas Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan, Jumat (31/1/2025).
Baca juga: 7 Pelaku Penembakan Pesawat Trigana Air di Yahukimo Ditangkap
Saat dievakuasi, jenazah korban yang diketahui bernama Jaharu mengalami luka sobek akibat serangan senjata tajam (parang) di bagian wajah.
(shf)
Lihat Juga :