Mobil Uji Tanah Petrokimia Gresik Diluncurkan di Barito Kuala Kalsel
Rabu, 02 September 2020 - 18:05 WIB
loading...
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meresmikan pengoperasian mobil uji tanah Petrokimia Gresik di Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Foto/Ist
A
A
A
BARITO KUALA - Mobil uji tanah Petrokimia Gresik diresmikan pengoperasiannya di Desa Anjir Pasar Lama, Kecamatan Anjir Pasar, Barito Kuala, Kalimantan Selatan ( Kalsel ). Peluncuran dilakukan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat panen raya padi di Desa Anjir Pasar Lama, Senin (31/8/2020).
Mentan menyatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi pangan dan berharap Kalsel dapat menjadi bagian dari lumbung pangan nasional. Karena itu, Kementerian Pertanian mengharap dukungan dari berbagai pihak. (Baca juga: UGM Ungkap 4 Mutasi Virus Corona D614G Ditemukan di DIY dan Jateng)
Sejalan dengan itu, Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih mengungkapkan bahwa hadirnya layanan mobil uji tanah ini merupakan upaya perusahaan dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah. "Selain menyediakan pupuk berkualitas kami juga hadirkan mobil uji tanah, serta produk pengendalian hama melalui anak perusahaan, sehingga layanan yang kami berikan komprehensif," ujarnya. (Baca juga: Pistol Eks Kepala BPN Denpasar Lolos Masuk Kejati Bali Tanpa Pemeriksaan)
Mobil uji tanah yang ada di Kalsel ini merupakan salah satu dari 15 mobil uji tanah milik Petrokimia Gresik yang tersebar di 8 (delapan) provinsi. Layanan ini telah beroperasi sejak 2015 di sejumlah daerah. Dari yang semula 4 (empat) unit mobil tanah kini menjadi 15 unit.
"Banyak petani yang masih kesulitan mengecek kandungan tanahnya karena tidak memiliki alat penguji, sehingga kami menambah 11 (sebelas) unit mobil uji tanah agar jangkauannya lebih luas lagi. Sehingga petani bisa melakukan pemupukan secara lebih presisi sesuai kondisi lahannya," ujar Digna.
Mentan menyatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi pangan dan berharap Kalsel dapat menjadi bagian dari lumbung pangan nasional. Karena itu, Kementerian Pertanian mengharap dukungan dari berbagai pihak. (Baca juga: UGM Ungkap 4 Mutasi Virus Corona D614G Ditemukan di DIY dan Jateng)
Sejalan dengan itu, Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih mengungkapkan bahwa hadirnya layanan mobil uji tanah ini merupakan upaya perusahaan dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah. "Selain menyediakan pupuk berkualitas kami juga hadirkan mobil uji tanah, serta produk pengendalian hama melalui anak perusahaan, sehingga layanan yang kami berikan komprehensif," ujarnya. (Baca juga: Pistol Eks Kepala BPN Denpasar Lolos Masuk Kejati Bali Tanpa Pemeriksaan)
Mobil uji tanah yang ada di Kalsel ini merupakan salah satu dari 15 mobil uji tanah milik Petrokimia Gresik yang tersebar di 8 (delapan) provinsi. Layanan ini telah beroperasi sejak 2015 di sejumlah daerah. Dari yang semula 4 (empat) unit mobil tanah kini menjadi 15 unit.
"Banyak petani yang masih kesulitan mengecek kandungan tanahnya karena tidak memiliki alat penguji, sehingga kami menambah 11 (sebelas) unit mobil uji tanah agar jangkauannya lebih luas lagi. Sehingga petani bisa melakukan pemupukan secara lebih presisi sesuai kondisi lahannya," ujar Digna.
Lihat Juga :