3 Siswa SMP 7 Mojokerto yang Terseret Ombak di Pantai Drini Ditemukan Meninggal
Selasa, 28 Januari 2025 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
Pencarian korban melibatkan berbagai tim SAR, mulai dari tim yang menggunakan kapal hingga tim penyelam yang mencari di lokasi sekitar korban terakhir terlihat. Tim SAR berharap dapat segera menemukan korban terakhir yang masih hilang.
Sementara itu, tujuh siswa selamat lainnya dalam kondisi stabil dan mendapatkan perawatan lebih lanjut di RSUD Saptosari Gunungkidul. Para siswa tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ary Murtini, menjelaskan bahwa rombongan siswa SMP 7 Mojokerto yang berjumlah 261 orang, yang terdiri dari 9 bus dengan 16 pendamping, rencananya akan dipulangkan kembali ke Mojokerto dengan pengawalan pihak kepolisian.
"Rombongan ini akan dipulangkan dengan pengawalan untuk memastikan keselamatan mereka. Kami juga terus melakukan pencarian terhadap satu siswa yang hingga kini masih belum ditemukan," ujar AKBP Ary Murtini.
Dilarikan ke RSUP Sardjito
Sementara itu, dua siswa yang berhasil selamat dari tragedi tenggelam di Pantai Drini, Gunungkidul harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sardjito, Yogyakarta, karena kondisinya yang kritis. Kedua siswa tersebut adalah M. Zaki dan Ariona Reza, yang sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Saptosari Gunungkidul, namun kondisi mereka memburuk, sehingga diputuskan untuk dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap fasilitasnya.Sementara itu, tujuh siswa selamat lainnya dalam kondisi stabil dan mendapatkan perawatan lebih lanjut di RSUD Saptosari Gunungkidul. Para siswa tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ary Murtini, menjelaskan bahwa rombongan siswa SMP 7 Mojokerto yang berjumlah 261 orang, yang terdiri dari 9 bus dengan 16 pendamping, rencananya akan dipulangkan kembali ke Mojokerto dengan pengawalan pihak kepolisian.
"Rombongan ini akan dipulangkan dengan pengawalan untuk memastikan keselamatan mereka. Kami juga terus melakukan pencarian terhadap satu siswa yang hingga kini masih belum ditemukan," ujar AKBP Ary Murtini.
(abd)
Lihat Juga :