Mantan Bupati Tangerang Benarkan Pagar Laut Sudah Ada sejak 2014

Minggu, 26 Januari 2025 - 20:55 WIB
loading...
Mantan Bupati Tangerang...
Mantan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar memastikan bahwa pagar laut di pesisir utara Kabupaten Tangerang, Banten sudah ada sejak 2014. FOTO/HASNUGARA
A A A
TANGERANG - Mantan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar memastikan bahwa pagar laut di pesisir utara Kabupaten Tangerang, Banten sudah ada sejak 2014. Namun waktu itu baru mulai dari Teluknaga hingga Pakuhaji.

Hal ini disampaikan Ahmed Zaki Iskandar merespons fotonya yang tersebar di media sosial. Dalam foto yang diabadikan tahun 2014, Zaki Iskandar yang berfoto di atas speed boat sementara bagian belakang tampak pagar bambu. Foto itu kemudian menuai polemik di warganet. Untuk diketahui, Zaki Iskandar baru menjabat sebagai Bupati Tangerang pada 2014.

Ahmed Zaki membenarkan foto tersebut. Menurutnya, waktu itu ia sedang melakukan kunjungan kerja ke wilayah pesisir Kabupaten Tangerang. Waktu itu, Ahmed Zaki bersama media dan LSM naik speed boat menyusuri pesisir Tangerang. Rombongan singgah di Tanjung Kait untuk berdiskusi dengan para perwakilan nelayan dan petani.



"Rekan wartawan yang mengirim foto tersebut mengingatkan saya ketika 2014 itu ternyata pagar-pagar itu sudah ada, tapi kita tidak fokus pada pagar itu, foto itu hanya mengingatkan saja, ketika kita jalan-jalan itu ke pesisir pantai, itu di belakang juga sudah banyak pagar-pagar bambu, dan diperkirakan kalau dari fotonya antara Dadap sampai ke Teluknaga mungkin ke perbatasan Pakuhaji," kata Ahmed Zaki Iskandar, Minggu (26/1/2025).

Terkait sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) pagar laut, Ahmed Zaki mengaku sudah purnabakti pada September 2023. Sementara pagar laut mulai ramai di pertengahan 2024.

"Jadi mohon maaf saya juga tidak bisa memberikan informasi mengenai pagar-pagar yang sekarang diributkan," katanya.

Menurutnya, pagar laut saat ini sudah ditangani Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN).

"Nanti biarkan Menteri ATR/BPN yang saat ini sedang menangani sertifikat yang nanti akan melihat urut-urutannya. Biarkan Pak Menteri bekerja dengan jajarannya," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hashim Sebut Tanggul...
Hashim Sebut Tanggul Laut Wajib Dibangun, 100 Juta Jiwa Bisa Terdampak
Gelar Maulid Nabi Bareng...
Gelar Maulid Nabi Bareng Gus Iqdam, Golkar Bersama Masyarakat dalam Syiar Islam
KKP Pastikan Proyek...
KKP Pastikan Proyek Pagar Beton Cilincing Sudah Kantongi Izin
Rekomendasi
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Berita Terkini
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved