Sinopsis One On One: Hantu Kebakaran di Kota Metropolitan
Jum'at, 24 Januari 2025 - 21:18 WIB
loading...
Dialog One on One: Hantu Kebakaran di Kota Metropolitan bersama Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi, Jumat (24/1/2025) pukul 21.30 WIB hanya di Sindonews TV. Foto: Sindonews TV
A
A
A
JAKARTA - Belum kering luka dan duka atas kebakaran Glodok Plaza yang menelan korban belasan jiwa, kebakaran kembali terjadi di Jakarta. Sebanyak 543 rumah di 11 RT di Gempol Kemayoran Jakarta Pusat, ludes terbakar pada Selasa (21/1/2025) dini hari. Lebih dari 1.700 orang harus mengungsi, karena kehilangan tempat tinggal.
Dalam kunjungannya ke posko pengungsian korban kebakaran Gempol Jumat (24/1/2025) pagi, Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengaku prihatin atas kasus kebakaran yang terus berulang.
Teguh memastikan penanganan kedaruratan untuk para korban kebakaran, berjalan lancar. Mencakup di dalamnya bantuan makanan, pakaian, kebutuhan MCK, hingga pengurusan surat dan dokumen kependudukan.
Mengenai hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran, Pemprov Jakarta tengah mempertimbangkan opsi relokasi ke rumah susun terdekat. Namun, keputusan final masih dalam tahap diskusi bersama warga dan aparat setempat.
Dari catatan Pemprov Jakarta, sebagian besar kebakaran yang terjadi di Jakarta disebabkan hubungan pendek arus listrik atau korsleting. Teguh mengakui jajarannya tidak mungkin memeriksa kelistrikan di setiap rumah.
Dalam kunjungannya ke posko pengungsian korban kebakaran Gempol Jumat (24/1/2025) pagi, Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengaku prihatin atas kasus kebakaran yang terus berulang.
Teguh memastikan penanganan kedaruratan untuk para korban kebakaran, berjalan lancar. Mencakup di dalamnya bantuan makanan, pakaian, kebutuhan MCK, hingga pengurusan surat dan dokumen kependudukan.
Mengenai hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran, Pemprov Jakarta tengah mempertimbangkan opsi relokasi ke rumah susun terdekat. Namun, keputusan final masih dalam tahap diskusi bersama warga dan aparat setempat.
Dari catatan Pemprov Jakarta, sebagian besar kebakaran yang terjadi di Jakarta disebabkan hubungan pendek arus listrik atau korsleting. Teguh mengakui jajarannya tidak mungkin memeriksa kelistrikan di setiap rumah.
Lihat Juga :