Pesta Pernikahan Mewah dan Gelar Rajapatni yang Diterima Gayatri dari Raja Majapahit
Senin, 20 Januari 2025 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
Tak lama setelah acara pernikahan selesai, Raden Wijaya mengumumkan secara resmi bahwa seluruh putri Kertanegara adalah ratunya. Tujuannya demi mempertegas kaitan erat antara dinastinya yang baru dan dinasti mendiang Kertanegara. Pada kesempatan itu, Raden Wijaya tak menyebut nama Dara Petak, istri yang baru dinikahinya dari Melayu dan disembunyikan di sebuah bangsal di istana.
Kendati Gayatri adalah ratu termuda, Wijaya menganugerahinya gelar istimewa 'Rajapatni' atau pendamping raja, yang melekat sepanjang hidupnya.
Pesta perkawinan ini membuat Gayatri Bahagia tak terkira. Ia menikahi laki-laki yang amat dicintai dan dihormati. Awalnya Gayatri sedikit khawatir akan reaksi kakak sulungnya atas langkah Raden Wijaya menikahinya, tapi tak disangka, Tribhuwana ternyata tak terkejut dan tak pula dengki.
Bahkan semenjak mengetahui dirinya mandul, Tribhuwana berharap agar Raden Wijaya menikah lagi. Ia bersyukur Raden Wijaya memperlakukan Gayatri adiknya dengan penuh perhatian dan rasa hormat. Ia pun lega atas keputusan Raden Wijaya memilih Gayatri, sebagai pendamping resminya, bukan sang putri Melayu.
Bahkan Tribhuwana istri dari Raden Wijaya yang juga putri raja Kertanegara dari Singasari, meramalkan Raden Wijaya dan Gayatri menjadi pasangan sehati yang sempurna. Namun Tribhuwana ia mengingatkan agar bisa mendapat seorang anak laki-laki, jika tidak maka akan mengalami kesulitan.
Kendati Gayatri adalah ratu termuda, Wijaya menganugerahinya gelar istimewa 'Rajapatni' atau pendamping raja, yang melekat sepanjang hidupnya.
Pesta perkawinan ini membuat Gayatri Bahagia tak terkira. Ia menikahi laki-laki yang amat dicintai dan dihormati. Awalnya Gayatri sedikit khawatir akan reaksi kakak sulungnya atas langkah Raden Wijaya menikahinya, tapi tak disangka, Tribhuwana ternyata tak terkejut dan tak pula dengki.
Bahkan semenjak mengetahui dirinya mandul, Tribhuwana berharap agar Raden Wijaya menikah lagi. Ia bersyukur Raden Wijaya memperlakukan Gayatri adiknya dengan penuh perhatian dan rasa hormat. Ia pun lega atas keputusan Raden Wijaya memilih Gayatri, sebagai pendamping resminya, bukan sang putri Melayu.
Bahkan Tribhuwana istri dari Raden Wijaya yang juga putri raja Kertanegara dari Singasari, meramalkan Raden Wijaya dan Gayatri menjadi pasangan sehati yang sempurna. Namun Tribhuwana ia mengingatkan agar bisa mendapat seorang anak laki-laki, jika tidak maka akan mengalami kesulitan.
(abd)
Lihat Juga :