Wali Kota Aminullah Ajak Masyarakat Promosikan Wisata melalui Media Sosial
Rabu, 02 September 2020 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
Masih menurut Aminullah, tumbuhnya perekonomian kota juga terkait erat dengan sektor pariwisata yang terus menggeliat. “2017 jumlah kunjungan wisatawan tercatat 288.000 orang, 2018 naik 380.000, dan 2019 meningkat tajam hingga 500.000 lebih wisatawan domestik maupun mancanegara. Penambahan per tahun luar biasa, dari 14.000 ke 210.000 wisatawan.”
Letak yang sangat strategis dan memiliki pesona wisata unik dan komplit menjadikan Banda Aceh sebagai destinasi favorit para turis. “Banda Aceh punya ragam seni budaya dan heritage dengan warganya yang ramah dan kuliner yang menggiurkan. Selain itu juga dekat dengan Sabang dan Aceh yang terkenal akan wisata bahari dan alamnya,” ujar Aminullah.
Di samping wisatawan yang terus berdatangan, para investor juga semakin melirik Banda Aceh. “Mereka melihat prospek cerah investasi di Banda Aceh. Untuk mendukungnya, segala hal menyangkut perizinan kita permudah,” katanya.
Namun, musibah tak ada yang tahu. 2020 merupakan puncak merosotnya perekonomian dunia. Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) membadai, menjadi pandemi yang melumpuhkan semua sektor.
Kunjungan wisatawan di Banda Aceh pun menunjukkan grafik menurun. Data dispar per Juli 2020, menunjukkan angka wisatawan sebanyak 88.068 kunjungan, dengan wisatawan nusantara 84.890 kunjungan dan manca negara 3.178 kunjungan.
Dibandingkan pada 2019 jumlah kunjungan wisatawan sampai bulan Juli; Wisatawan Nusantara 210.950 dan Wisatawan Manca Negara 9.014 kunjungan, dengan total 219.964 kunjungan.
Letak yang sangat strategis dan memiliki pesona wisata unik dan komplit menjadikan Banda Aceh sebagai destinasi favorit para turis. “Banda Aceh punya ragam seni budaya dan heritage dengan warganya yang ramah dan kuliner yang menggiurkan. Selain itu juga dekat dengan Sabang dan Aceh yang terkenal akan wisata bahari dan alamnya,” ujar Aminullah.
Di samping wisatawan yang terus berdatangan, para investor juga semakin melirik Banda Aceh. “Mereka melihat prospek cerah investasi di Banda Aceh. Untuk mendukungnya, segala hal menyangkut perizinan kita permudah,” katanya.
Namun, musibah tak ada yang tahu. 2020 merupakan puncak merosotnya perekonomian dunia. Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) membadai, menjadi pandemi yang melumpuhkan semua sektor.
Kunjungan wisatawan di Banda Aceh pun menunjukkan grafik menurun. Data dispar per Juli 2020, menunjukkan angka wisatawan sebanyak 88.068 kunjungan, dengan wisatawan nusantara 84.890 kunjungan dan manca negara 3.178 kunjungan.
Dibandingkan pada 2019 jumlah kunjungan wisatawan sampai bulan Juli; Wisatawan Nusantara 210.950 dan Wisatawan Manca Negara 9.014 kunjungan, dengan total 219.964 kunjungan.
Lihat Juga :