Momen Serangan Pattimura yang Membuat Belanda Kehabisan Kapal Perang hingga Terpaksa Menyewa
Jum'at, 10 Januari 2025 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Setiap negeri yang memihak kepada Kapitan Ulupaha menyediakan lebih kurang 50 pemuda untuk mengadakan pengepungan.
Demikian gawatnya serangan-serangan Ulupaha sehingga atap rumah residen diangkat karena terancam kebakaran. Baru pada tanggal 6 Juni kapal Tweed tiba di perairan Hila sehingga benteng yang hampir jatuh itu terlepas dari tangan Ulupaha.
Menjelang penyerangan kedua, Kapitan Ulupaha mengirim beberapa mata-mata untuk mempelajari keadaan di sekitar Benteng Amsterdam. Selain itu, dia mengirimkan beberapa kepala desa ke Seram untuk mendapatkan bantuan pasukan lagi.
Dia memperkirakan dalam waktu tiga hari saja pasukan-pasukan Seram dapat dikumpulkan untuk memperkuat Hitu.
Serangan yang sudah dipersiapkan dengan matang itu dilancarkan pada 24 Juli. Salah seorang panglima yang berjasa dalam serangan ini adalah Paticula dari Wakal. Kapitan Ulupaha yang telah tua, lumpuh, dan setengah buta selama penyerangan ini dan penyerangan-penyerangan berikutnya selalu berada di tengah pasukannya untuk memberi pengarahan. Dia melakukannya sambil duduk di kursi tandu.
Demikian gawatnya serangan-serangan Ulupaha sehingga atap rumah residen diangkat karena terancam kebakaran. Baru pada tanggal 6 Juni kapal Tweed tiba di perairan Hila sehingga benteng yang hampir jatuh itu terlepas dari tangan Ulupaha.
Menjelang penyerangan kedua, Kapitan Ulupaha mengirim beberapa mata-mata untuk mempelajari keadaan di sekitar Benteng Amsterdam. Selain itu, dia mengirimkan beberapa kepala desa ke Seram untuk mendapatkan bantuan pasukan lagi.
Dia memperkirakan dalam waktu tiga hari saja pasukan-pasukan Seram dapat dikumpulkan untuk memperkuat Hitu.
Serangan yang sudah dipersiapkan dengan matang itu dilancarkan pada 24 Juli. Salah seorang panglima yang berjasa dalam serangan ini adalah Paticula dari Wakal. Kapitan Ulupaha yang telah tua, lumpuh, dan setengah buta selama penyerangan ini dan penyerangan-penyerangan berikutnya selalu berada di tengah pasukannya untuk memberi pengarahan. Dia melakukannya sambil duduk di kursi tandu.
(jon)
Lihat Juga :