Bioprospeksi Blue Carbon Mangrove Mampu Lindungi Bumi dari Perubahan Iklim
Kamis, 09 Januari 2025 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, perubahan iklim global adalah perubahan unsur iklim, seperti suhu, tekanan, kelembaban, hujan dan angin. Pada 2023 terjadi suhu terpanas sepanjang sejarah dan mencapai 1,50C. Krisis iklim akibat dari pemanasan global memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan manusia, seperti cuaca ekstrem, ancaman ketahanan pangan, dan bencana alam yang menyebabkan erosi, banjir, pergeseran lahan basah dan perubahan kualitas air.
Baca juga: Pemanfaatan Dana Iklim Harus Berintegritas, untuk Pengurangan Emisi Karbon
“Indonesia negara dengan hutan mangrove terluas di dunia, berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2021 dengan total luas mangrove diperkirakan mencapai 3.364.076 hektare,” ujarnya.
Indonesia, kata Indri, memiliki potensi besar dalam pengelolaan karbon biru. Namun, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi untuk memaksimalkan manfaat ekosistem mangrove dalam mitigasi perubahan iklim di antaranya degradasi hutan mangrove menjadi masalah kompleks hingga kini.
“Hal itu disebabkan oleh aktivitas manusia, seperti penebangan ilegal dan perubahan pengguna lahan, yang menyebabkan penurunan luas dan kelestarian hutan mangrove di berbagai wilayah. Dampak degradasi hutan mangrove sangat dirasakan oleh lingkungan, seperti hilangnya habitat spesies yang tergantung pada ekosistem mangrove seperti, penurunan produktivitas perikanan peningkatan risiko bencana alam,” jelasnya.
Baca juga: Pemanfaatan Dana Iklim Harus Berintegritas, untuk Pengurangan Emisi Karbon
“Indonesia negara dengan hutan mangrove terluas di dunia, berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2021 dengan total luas mangrove diperkirakan mencapai 3.364.076 hektare,” ujarnya.
Indonesia, kata Indri, memiliki potensi besar dalam pengelolaan karbon biru. Namun, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi untuk memaksimalkan manfaat ekosistem mangrove dalam mitigasi perubahan iklim di antaranya degradasi hutan mangrove menjadi masalah kompleks hingga kini.
“Hal itu disebabkan oleh aktivitas manusia, seperti penebangan ilegal dan perubahan pengguna lahan, yang menyebabkan penurunan luas dan kelestarian hutan mangrove di berbagai wilayah. Dampak degradasi hutan mangrove sangat dirasakan oleh lingkungan, seperti hilangnya habitat spesies yang tergantung pada ekosistem mangrove seperti, penurunan produktivitas perikanan peningkatan risiko bencana alam,” jelasnya.
Lihat Juga :