Warga Maluku Tenggara Dibantu Fasilitasi Penanganan Medis: Terima Kasih Partai Perindo
Senin, 30 Desember 2024 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
"Karena katong masyarakat biasa, kalau katong mau pakai speedboat, katong nggak ada duit. Kami berterima kasih sebanyak-banyaknya untuk Partai Perindo bersama jajarannya," tutur Didimus.
Bukan baru kali ini saja, sebelum terpilih menjadi Aleg, Iwan pernah melakukan hal serupa. Pemilik usaha sembako ini memfasilitasi warga Renfaan untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, Kecamatan Kei Kecil.
"Memang dari dulunya, saya orangnya sudah peduli untuk pelayanan. Makanya terberkati saya terpilih untuk jadi Aleg," kata pria kelahiran 10 Agustus 1987 itu.
Selain itu, Irenius Omaratan juga menyediakan salah satu rumah miliknya untuk dimanfaatkan masyarakat guna mempermudah keperluan saat bepergian. "Kebetulan rumah saya ada satu free. Itu saya sediakan khusus untuk pelayanan, termasuk untuk konstituen kalau sedang ada perlu di ibukota kabupaten," kata Iwan.
Diketahui sebelumnya, Senin, 23 Desember 2024, Iwan turun tangan menerjunkan tim untuk membawa Bergita yang mengalami pendarahan di usia kandungannya yang 5 bulan, dari rumahnya di desa kecil menuju Puskesmas Banda Ely, Kecamatan Kei Besar Utara Timur dengan speedboat.
Tetapi karena peralatan medis yang tidak memadai, Iwan memfasilitasi perjalanan laut selama 4,5 jam ke RSUD di ibu kota kabupaten. Dia menyiapkan speedboat besar untuk menyeberang di tengah kencangnya angin dan ombak laut di saat musim barat.
Dia juga menyediakan tempat tinggal sementara selama proses pemulihan, serta membiayai kepulangan Bergita bersama ibu, suami dan dua saudara kandungnya ke rumah.
Bukan baru kali ini saja, sebelum terpilih menjadi Aleg, Iwan pernah melakukan hal serupa. Pemilik usaha sembako ini memfasilitasi warga Renfaan untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, Kecamatan Kei Kecil.
"Memang dari dulunya, saya orangnya sudah peduli untuk pelayanan. Makanya terberkati saya terpilih untuk jadi Aleg," kata pria kelahiran 10 Agustus 1987 itu.
Selain itu, Irenius Omaratan juga menyediakan salah satu rumah miliknya untuk dimanfaatkan masyarakat guna mempermudah keperluan saat bepergian. "Kebetulan rumah saya ada satu free. Itu saya sediakan khusus untuk pelayanan, termasuk untuk konstituen kalau sedang ada perlu di ibukota kabupaten," kata Iwan.
Diketahui sebelumnya, Senin, 23 Desember 2024, Iwan turun tangan menerjunkan tim untuk membawa Bergita yang mengalami pendarahan di usia kandungannya yang 5 bulan, dari rumahnya di desa kecil menuju Puskesmas Banda Ely, Kecamatan Kei Besar Utara Timur dengan speedboat.
Tetapi karena peralatan medis yang tidak memadai, Iwan memfasilitasi perjalanan laut selama 4,5 jam ke RSUD di ibu kota kabupaten. Dia menyiapkan speedboat besar untuk menyeberang di tengah kencangnya angin dan ombak laut di saat musim barat.
Dia juga menyediakan tempat tinggal sementara selama proses pemulihan, serta membiayai kepulangan Bergita bersama ibu, suami dan dua saudara kandungnya ke rumah.
Lihat Juga :