Dosen UIN Bandung Tewas Akibat Kecelakaan di Tol Cipularang
Senin, 23 Desember 2024 - 17:34 WIB
loading...
Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung sekaligus pengurus Muslimat Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat Pepi Siti Paturohmah (49) meninggal dunia usai kecelakaan lalu lintas di Tol Cipularang KM 86. Foto/SINDOnews/agi ilman
A
A
A
BANDUNG - Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung sekaligus pengurus Muslimat Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat Pepi Siti Paturohmah (49) meninggal dunia usai kecelakaan lalu lintas di Tol Cipularang KM 86, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, tadi pagi.
Pepi bersama dua penumpang lainnya terlibat kecelakaan setelah mobil yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk yang terparkir di jalan tol saat hendak dalam perjalanan dari Bandung menuju Bogor.
Kejadian itu membuat Pepi meninggal dunia, sementara dua penumpang lainnya yang berada dalam mobil selamat meski mengalami luka-luka. Kabar duka ini pun sangat mengejutkan warga sekitar, khususnya tetangga dekat Pepi.
Baca juga: 27 Ribu Korban Tewas Kecelakaan Sepanjang 2024, Kakorlantas: Satu Jam 3-4 Orang
Tatang (54), seorang tetangga, mengungkapkan dirinya sempat bertemu dengan Pepi beberapa jam sebelum kecelakaan terjadi. “Saya sangat kaget dan shock. Tadi pagi, sekitar setengah limaan usai adzan subuh, saya sempat bertemu dengannya. Tidak menyangka itu akan jadi pertemuan terakhir,” kata Tatang, Senin (23/12/2024).
Tatang menceritakan Pepi berangkat menggunakan sepeda motor sebelum bertemu teman-temannya di depan Griya Cinunuk dan melanjutkan perjalanan ke Bogor. “Katanya ada acara di Bogor. Baru pagi ini saya dengar kabar kecelakaan itu,” ujar Tatang.
Baca juga: Hindari Mobil Rem Mendadak, Bus Rosalia Indah Terguling di Tol Kanci-Pejagan
Pepi bersama dua penumpang lainnya terlibat kecelakaan setelah mobil yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk yang terparkir di jalan tol saat hendak dalam perjalanan dari Bandung menuju Bogor.
Kejadian itu membuat Pepi meninggal dunia, sementara dua penumpang lainnya yang berada dalam mobil selamat meski mengalami luka-luka. Kabar duka ini pun sangat mengejutkan warga sekitar, khususnya tetangga dekat Pepi.
Baca juga: 27 Ribu Korban Tewas Kecelakaan Sepanjang 2024, Kakorlantas: Satu Jam 3-4 Orang
Tatang (54), seorang tetangga, mengungkapkan dirinya sempat bertemu dengan Pepi beberapa jam sebelum kecelakaan terjadi. “Saya sangat kaget dan shock. Tadi pagi, sekitar setengah limaan usai adzan subuh, saya sempat bertemu dengannya. Tidak menyangka itu akan jadi pertemuan terakhir,” kata Tatang, Senin (23/12/2024).
Tatang menceritakan Pepi berangkat menggunakan sepeda motor sebelum bertemu teman-temannya di depan Griya Cinunuk dan melanjutkan perjalanan ke Bogor. “Katanya ada acara di Bogor. Baru pagi ini saya dengar kabar kecelakaan itu,” ujar Tatang.
Baca juga: Hindari Mobil Rem Mendadak, Bus Rosalia Indah Terguling di Tol Kanci-Pejagan
Lihat Juga :