3 Tingkah George Sugama Halim yang Menyakiti Hati Karyawan Toko Roti di Cakung
Rabu, 18 Desember 2024 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
"Saya terlampau takut kepada GHS yang pernah menganiaya saya, sehingga masuk ke kamarnya adalah upaya bunuh diri," jelas D.
Jika perintah George tidak dipatuhi, maka D kemungkinan besar akan mengalami kekerasan. Baik dengan cara dilempar barang, atau dipukul secara langsung.
Baca juga: Cerita Pilu Korban Penganiayaan Anak Bos Toko Roti, Lapor Polisi di 2 Polsek Tapi Ditolak
George kerap menuduh D sebagai orang miskin yang tidak akan mampu melaporkan penganiayaan tersebut. "Bilang saya, 'Miskin, babu' terus dia juga bilang, 'Orang miskin kayak lu mana bisa laporin gua ke polisi, gua ini kebal hukum'," ungkap D.
"Saya dikatain babu, orang miskin, dia merendahkan saya dan keluarga saya," tulis DA menceritakan pengalaman sebelumnya.
Karena mendapat perkataan kasar itu, DA berniat resign dari toko roti tersebut tapi ditahan oleh adik GSH. DA setuju tidak keluar dari pekerjaan dengan perjanjian tidak mau mengantarkan lagi makanan ke kamar GSH.
Jika perintah George tidak dipatuhi, maka D kemungkinan besar akan mengalami kekerasan. Baik dengan cara dilempar barang, atau dipukul secara langsung.
Baca juga: Cerita Pilu Korban Penganiayaan Anak Bos Toko Roti, Lapor Polisi di 2 Polsek Tapi Ditolak
2.Mengaku Kebal Hukum
Tidak hanya suka melakukan kekerasan, George juga beberapa kali sempat menghina D dan teman-temannya. Terlebih ketika D tidak mau menuruti perintahnya.George kerap menuduh D sebagai orang miskin yang tidak akan mampu melaporkan penganiayaan tersebut. "Bilang saya, 'Miskin, babu' terus dia juga bilang, 'Orang miskin kayak lu mana bisa laporin gua ke polisi, gua ini kebal hukum'," ungkap D.
3. Karyawan Disebut Babu
George Sugama Halim juga pernah menyebut D sebagai babu, ungkapan kasar bagi pembantu. Perkataan kasar itu diterima D saat mengantarkan makanan ke kamar. D dilempar meja oleh GSH tapi tidak mengenai dirinya."Saya dikatain babu, orang miskin, dia merendahkan saya dan keluarga saya," tulis DA menceritakan pengalaman sebelumnya.
Karena mendapat perkataan kasar itu, DA berniat resign dari toko roti tersebut tapi ditahan oleh adik GSH. DA setuju tidak keluar dari pekerjaan dengan perjanjian tidak mau mengantarkan lagi makanan ke kamar GSH.
Lihat Juga :