Karamah Sunan Giri Semasa Bayi Keluarkan Cahaya saat Dibuang ke Laut
Minggu, 15 Desember 2024 - 09:39 WIB
loading...
A
A
A
Setelah peristiwa itu, Dewi Sekardadu kian lemah dan sangat sedih. Dia memutuskan tidak kembali ke istana dan memilih mengembara entah ke mana, tidak ada yang tahu seorang pun ke mana sang putri raja itu pergi.
Hingga suatu ketika Dewi Sekardadu ditemukan meninggal dunia di tengah hutan dan tidak seorang pun yang mengetahui di mana jenazahnya terbaring.
Di sisi lain, nasib Raden Paku yang terombang-ambing di lautan akhirnya ditemukan pedagang Gresik saat hendak menuju Bali. Saat melintasi dekat peti sang calon waliyullah ini perahu oleng dan berputar-putar terus di tengah lautan.
Perahu tak bisa maju dan tidak bisa mundur. Bahkan saat diperiksa di tengah laut dari perahu tampak sebuah sinar terang. Ternyata sinar terang itu muncul dari peti yang terapung-apung di tengah laut. Setelah peti diambil dan dibuka, mereka terkejut karena di dalamnya ada bayi laki-laki yang menangis mengiba-iba.
Menariknya saat perahu hendak menuju Bali, perahu masih oleng dan tak bisa melaju ke arah timur. Keputusan pun diambil dengan tidak meneruskan perjalanan ke Bali dan kembali ke Gresik. Selanjutnya bayi laki-laki itu diserahkan kepada majikan mereka di Gresik bernama Nyai Gede Pinatih.
Hingga suatu ketika Dewi Sekardadu ditemukan meninggal dunia di tengah hutan dan tidak seorang pun yang mengetahui di mana jenazahnya terbaring.
Di sisi lain, nasib Raden Paku yang terombang-ambing di lautan akhirnya ditemukan pedagang Gresik saat hendak menuju Bali. Saat melintasi dekat peti sang calon waliyullah ini perahu oleng dan berputar-putar terus di tengah lautan.
Perahu tak bisa maju dan tidak bisa mundur. Bahkan saat diperiksa di tengah laut dari perahu tampak sebuah sinar terang. Ternyata sinar terang itu muncul dari peti yang terapung-apung di tengah laut. Setelah peti diambil dan dibuka, mereka terkejut karena di dalamnya ada bayi laki-laki yang menangis mengiba-iba.
Menariknya saat perahu hendak menuju Bali, perahu masih oleng dan tak bisa melaju ke arah timur. Keputusan pun diambil dengan tidak meneruskan perjalanan ke Bali dan kembali ke Gresik. Selanjutnya bayi laki-laki itu diserahkan kepada majikan mereka di Gresik bernama Nyai Gede Pinatih.
(jon)
Lihat Juga :