Momen 4 Kapal Portugis Datang ke Sunda Kelapa Atas Permintaan Kerajaan Pajajaran
Minggu, 15 Desember 2024 - 06:42 WIB
loading...
A
A
A
Tampaknya gambaran yang diberikan para penulis Portugis itu berasal dari penduduk setempat. Agama yang dianut penduduk Sunda tidak berbeda dengan di Jawa yaitu agama Hindu.
Memang dari catatan sejarah yang ada, Kerajaan Sunda sudah beraktivitas berdagang hingga ke kawasan Selat Malaka. Sunda menjual beras hingga sepuluh jung setiap tahun dan sayuran yang tak terhingga.
Bahkan, armada Sunda juga kerap menjual hasil bumi daging hewan seperti celeng, kambing, domba, dan sapi dalam jumlah besar serta memiliki anggur serta buah-buahan. Disebutkan Tome Pires, orang Sunda sama kayanya dengan Jawa.
Armada Portugis disebut datang ke Sunda Kelapa atas permintaan Raja Sunda, Sang Hyang Prabu Surawisesa, yang merasa terancam keamanannya oleh Cerebon yang telah menganut Islam.
Dia minta Portugis membangun benteng di wilayahnya untuk menghindari bahaya tersebut sekaligus imbalan Portugis akan mendapat prioritas dalam membeli lada.
Memang dari catatan sejarah yang ada, Kerajaan Sunda sudah beraktivitas berdagang hingga ke kawasan Selat Malaka. Sunda menjual beras hingga sepuluh jung setiap tahun dan sayuran yang tak terhingga.
Bahkan, armada Sunda juga kerap menjual hasil bumi daging hewan seperti celeng, kambing, domba, dan sapi dalam jumlah besar serta memiliki anggur serta buah-buahan. Disebutkan Tome Pires, orang Sunda sama kayanya dengan Jawa.
Armada Portugis disebut datang ke Sunda Kelapa atas permintaan Raja Sunda, Sang Hyang Prabu Surawisesa, yang merasa terancam keamanannya oleh Cerebon yang telah menganut Islam.
Dia minta Portugis membangun benteng di wilayahnya untuk menghindari bahaya tersebut sekaligus imbalan Portugis akan mendapat prioritas dalam membeli lada.
(jon)
Lihat Juga :