Prabowo Resmikan Terowongan Silaturahim Masjid Istiqlal-Gereja Katedral Jakarta
Kamis, 12 Desember 2024 - 17:33 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Serowongan Silaturahim Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta, Kamis (12/12/2024). FOTO/SETPRES
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terowongan Silaturahim Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta , Kamis (12/12/2024). Menurut Prabowo, terowongan silahturahim tersebut merupakan simbol dari kerukunan umat beragama di Indonesia.
"Hari saya sangat bergembira menghadiri acara ini peresmian Terowongan Silaturahim antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Ini merupakan salah satu simbol dari kerukunan antara umat beragama, yang menjadikan bangsa kita memiliki ciri, yang sangat unik, dan yang sangat membanggakan," kata Prabowo dalam sambutannya, Kamis (12/12/2024).
Indonesia, kata Prabowo, merupakan suatu bangsa yang penuh dengan perbedaan diantaranya agama, suku, kelompok etnis, ras, bahasa daerah, hingga adat istiadat. Dan yang terpenting, katanya, semuanya bisa bersatu dan rukun.
"Bagi kita perbedaan tidak boleh jadi sekat pemisah, perbedaan adalah kekayaan kita, perbedaan memberi energi kekuatan, perbedaan tidak boleh jadi sumber perpecahan. kepemimpinan dari tokoh bangsa dan pendiri bangsa menunjukan arah yang benar, kita belajar toleransi, kita belajar empati, dan kita belajar hidup bersatu dan rukun," kata Prabowo.
"Hari saya sangat bergembira menghadiri acara ini peresmian Terowongan Silaturahim antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Ini merupakan salah satu simbol dari kerukunan antara umat beragama, yang menjadikan bangsa kita memiliki ciri, yang sangat unik, dan yang sangat membanggakan," kata Prabowo dalam sambutannya, Kamis (12/12/2024).
Indonesia, kata Prabowo, merupakan suatu bangsa yang penuh dengan perbedaan diantaranya agama, suku, kelompok etnis, ras, bahasa daerah, hingga adat istiadat. Dan yang terpenting, katanya, semuanya bisa bersatu dan rukun.
"Bagi kita perbedaan tidak boleh jadi sekat pemisah, perbedaan adalah kekayaan kita, perbedaan memberi energi kekuatan, perbedaan tidak boleh jadi sumber perpecahan. kepemimpinan dari tokoh bangsa dan pendiri bangsa menunjukan arah yang benar, kita belajar toleransi, kita belajar empati, dan kita belajar hidup bersatu dan rukun," kata Prabowo.
Lihat Juga :