Update Banjir dan Longsor Sukabumi: 5 Orang Meninggal, 7 Masih Hilang
Jum'at, 06 Desember 2024 - 11:54 WIB
loading...
BNPB melaporkan sebanyak 5 orang meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Sukabumi, Jawa Barat. Foto/SINDOnews
A
A
A
SUKABUMI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 5 orang meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Sukabumi, Jawa Barat. Sementara itu, saat ini ada 7 orang yang masih dinyatakan hilang.
“Sukabumi ini ada 5 yang meninggal dunia, ada 7 yang masih hilang,” ungkap Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto usai mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung wilayah terdampak di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (6/12/2024).
Suharyanto mengatakan puluhan rumah rusak akibat banjir dan longsor, bahkan masyarakat terdampak terpaksa harus direlokasi. “Ada puluhan rumah yang rusak berat dan nggak mungkin lagi tinggal di situ, harus direlokasi. Ada puluhan yang rusak sedang dan ada ratusan yang rusak ringan.”
Baca juga: Pagi Ini, Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Bencana Banjir dan Longsor di Sukabumi
“Saya katakan itu karena ini datanya masih terus bergerak ya, kita akan mulai terus pendataan. Biasanya kalau berkurang tidak ada tapi bertambah pasti iya,” paparnya.
Suharyanto mengatakan pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi sudah menetapkan status tanggap darurat. “Artinya pemerintah pusat lewat BNPB langsung memberikan bantuan.”
Baca juga: Detik-detik 6 Minibus Terseret Banjir di Sukabumi
“Sukabumi ini ada 5 yang meninggal dunia, ada 7 yang masih hilang,” ungkap Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto usai mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung wilayah terdampak di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (6/12/2024).
Suharyanto mengatakan puluhan rumah rusak akibat banjir dan longsor, bahkan masyarakat terdampak terpaksa harus direlokasi. “Ada puluhan rumah yang rusak berat dan nggak mungkin lagi tinggal di situ, harus direlokasi. Ada puluhan yang rusak sedang dan ada ratusan yang rusak ringan.”
Baca juga: Pagi Ini, Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Bencana Banjir dan Longsor di Sukabumi
“Saya katakan itu karena ini datanya masih terus bergerak ya, kita akan mulai terus pendataan. Biasanya kalau berkurang tidak ada tapi bertambah pasti iya,” paparnya.
Suharyanto mengatakan pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi sudah menetapkan status tanggap darurat. “Artinya pemerintah pusat lewat BNPB langsung memberikan bantuan.”
Baca juga: Detik-detik 6 Minibus Terseret Banjir di Sukabumi
Lihat Juga :