Keluarga Gamma Kecewa DPR Batalkan Undangan Rapat Dengar Pendapat

Kamis, 05 Desember 2024 - 10:58 WIB
loading...
Keluarga Gamma Kecewa...
Keluarga Gamma Rizkynata Oktafandy, siswa SMKN 4 Semarang dan anggota Paskibra yang tewas ditembak Aipda Robig Zaenudin, kecewa dengan Komisi III DPR RI. Foto/Eka Setiawan
A A A
SEMARANG - Keluarga Gamma Rizkynata Oktafandy (17), siswa SMKN 4 Semarang dan anggota Paskibra yang tewas ditembak polisi anggota Satres Narkoba Polrestabes Semarang Aipda Robig Zaenudin (38) kecewa dengan Komisi III DPR RI.

Keluarga Gamma Kecewa DPR Batalkan Undangan Rapat Dengar Pendapat


Penyebabnya, keluarga tak dilibatkan untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RPD) yang digelar di Gedung Parlemen, Senayan pada Selasa (3/12/2024) lalu. Awalnya kelurga Gamma sempat diundang namun titiba dibatalkan.

Baca juga: Aipda Robig Langsung Tembak Mati Gamma Paskibra di Semarang, Tak Berikan Tembakan Peringatan

“Awalnya dijadwalkan ikut RDP ke Jakarta, tapi Minggu (1/12/2024) sore dibatalkan,” kata Juru Bicara Keluarga, Subambang di Kota Semarang.

Setelah dibatalkan, pihak keluarga kembali mendapat kabar akan tetap ikut RDP namun via daring menggunakan Zoom.



Keluarga diberi link Zoom, jadwal rapat pukul 09.15 WIB, namun pihak keluarga tak bisa bergabung ditautan yang diberikan.

“Kami menghubungi Sekretariat DPR RI, dan (diberi jawaban) keluarga tidak ikut Zoom (RDP),” lanjutnya.

Baca juga: Gamma, Paskibra Berprestasi yang Tewas Ditembak Polisi Adalah Anak Yatim

Pihaknya kecewa atas hal ini. Sebab, menurutnya keluarga sudah berkumpul untuk menyaksikan paparan dan berharap bisa turut memberikan kesaksian.

Dia berharap, pihak keluarga bisa diberikan kesempatan langsung untuk hadir, sehingga anggota Dewan itu tidak hanya menerima penjelasan informasi dari satu pihak saja yakni hanya dari Polri.

Keluarga Gamma Kecewa DPR Batalkan Undangan Rapat Dengar Pendapat


“Mudah-mudahan di kesempatan berikutnya, bisa ikut rapat dengar pendapat, jadi agar tidak sepihak, bisa berimbang (informasinya),” ujarnya.

Sementara itu, pada RDP bersama Komisi III DPR RI itu, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng Kombes Pol. Aris Supriyono menjelaskan bahwa peristiwa penembakan Gamma dan beberapa korban lain oleh Aipda Robig tak terkait dengan tawuran.

“Akibat penembakan yang dilakukan oleh terduga pelanggar mengakibatkan satu orang meninggal dunia, kemudian penembakan yang dilakukan terduga pelanggar tidak terkait dengan pembubaran tawuran yang sebelumnya terjadi,” ungkap Kombes Aris.

Motif yang melatarbelakangani itu, sebutnya, terduga pelanggar saat perjalanan pulang mendapati satu kendaraan (sepeda motor) memakan jalannya dan kena pepet.

“Akhirnya terduga pelanggar menunggu tiga orang ini putar balik, kurang lebih seperti itu dan terjadilah penembakan,” tandasnya.

Aipda Robig diduga melanggar Perkap nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Senpi. Propam juga menjeratnya dengan Pasal 13 ayat (1) PPRI nomor 1 Tahun 2003 dan Perpol nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Kepolisian.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
KPAI Ungkap Sejumlah...
KPAI Ungkap Sejumlah Temuan soal Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok
Oknum Brimob yang Aniaya...
Oknum Brimob yang Aniaya Pelajar hingga Tewas Terancam 15 Tahun Penjara
Hari Ini Anggota Brimob...
Hari Ini Anggota Brimob Penganiaya Siswa Mts Tual hingga Tewas Jalani Sidang Etik
Kasus Brimob Aniaya...
Kasus Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas Harus Transparan, DPR: Jangan Sampai Coba Ditutupi
Kapolri Minta Oknum...
Kapolri Minta Oknum Brimob Penganiaya Pelajar hingga Tewas Dihukum Seberat-beratnya
Buntut Pelajar Tewas...
Buntut Pelajar Tewas Dianiaya, Komisi III Dukung Brimob Tak Bersinggungan dengan Masyarakat
Yusril Sebut Anggota...
Yusril Sebut Anggota Brimob yang Aniaya Pelajar MTs hingga Tewas Tak Berperikemanusiaan: Wajib Dihukum!
Rekomendasi
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Berita Terkini
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved