Keluarga Nilai Pengusutan Kasus Penembakan Gamma Rizkynata Banyak Kejanggalan

Jum'at, 29 November 2024 - 23:32 WIB
loading...
Keluarga Nilai Pengusutan...
Makam Siswa SMKN 4 Semarang Gamma Rizkynata Oktafandy (GRO) yang tewas ditembak oknum polisi di Desa Bangunrejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen dibongkar Polda Jawa Tengah.
A A A
JATENG - Makam Siswa SMKN 4 Semarang Gamma Rizkynata Oktafandy (GRO) yang tewas ditembak oknum polisi di Desa Bangunrejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen dibongkar Polda Jawa Tengah. Pembongkaran dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Gama Rizky Nata Oktafandy, pelajar berusia 16 tahun sekaligus siswa Paskibra tewas ditembak oknum polisi pada Minggu, 24 November 2024.

Keluarga korban Diah Pitasari menyampaikan adanya beberapa kejanggalan terkait waktu dan cara pihak kepolisian memberikan informasi mengenai kematian Gamma. Diah mengungkapkan pada awalnya keluarga diberitahu bahwa Gamma meninggal dunia pada pukul 02.00 WIB pada hari Minggu, namun pihak keluarga baru mendapatkan kabar resmi pada pukul 12.27 WIB siang.

Baca juga: Polda Jateng Bongkar Makam Siswa Paskibra SMKN 4 Korban Penembakan Oknum Polisi

Ketika mereka datang ke kamar jenazah, kata dia, jenazah sudah dibalut kain kafan dan hanya wajahnya yang diperlihatkan untuk memastikan identitasnya. Diah menambahkan pada Minggu subuh, ada polisi yang mendatangi tetangga sekitar rumah untuk mencari informasi tentang Gamma.

Para tetangga mengatakan mereka tidak mengenal Gamma pada awalnya. Polisi akhirnya mengetahui lokasi korban setelah menyisir dan menggunakan data sidik jari, namun yang mengejutkan adalah pemberitahuan mengenai kematian korban baru diterima pada siang hari, bukan pada waktu yang disebutkan sebelumnya.

Baca juga: Aipda RZ, Polisi Penembak Paskibra Gamma hingga Tewas Ditahan di Polda Jateng

Diah menyebut proses ini tidak berjalan transparan yang memadai. Diah merasa ada banyak ketidakjelasan dalam pengungkapan kejadian ini. Diah sendiri sangat mengenal Gamma, karena dia yang merawatnya setelah ibunya meninggal, dan rumahnya berdekatan dengan rumah nenek Gamma.

Menurut Samin, kakek korban, pihak keluarga memberikan izin kepada polisi untuk melakukan pembongkaran kembali makam Gama Rizkynata Oktafandy (GRO) dengan tujuan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban.



Hal ini dilakukan karena sejak jenazah dibawa pulang ke rumah duka di Sragen, jenazah sudah dimasukkan ke dalam peti mati dan hanya wajahnya yang bisa dilihat oleh keluarga, sehingga mereka belum dapat memastikan penyebab kematian secara menyeluruh.

Kasus meninggalnya Gamma Rizkynata Oktafady kini menjadi perhatian luas di masyarakat, terutama karena diduga terkait dengan penembakan oleh polisi. Gamma, yang tewas pada Minggu dinihari, dilaporkan meninggal dunia di RSUP Kariadi Semarang dan jenazahnya langsung dibawa ke Sragen untuk dimakamkan pada malam yang sama. Proses otopsi terhadap jenazah korban masih terus berlangsung hingga sore pukul 15.00 WIB.

Pihak keluarga berharap bahwa otopsi ini bisa mengungkapkan penyebab kematian korban secara jelas, mengingat banyak ketidakjelasan terkait peristiwa yang terjadi. Proses penyelidikan yang transparan diharapkan dapat memberikan jawaban bagi keluarga dan masyarakat yang menanti kejelasan kasus ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Penembakan di Grasberg...
Penembakan di Grasberg Papua Tengah, Satu Karyawan Freeport Jadi Korban
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Jateng Sediakan Layanan Angkut Pemudik Bermotor
Satgas Tangkap Meno...
Satgas Tangkap Meno Heluka, KKB yang Tembak Babinsa di Yahukimo
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Curat, Curas dan Curanmor, 105 Tersangka Diamankan
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Rekomendasi
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Berita Terkini
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Dokter Tifa Masuk Dittahti...
Dokter Tifa Masuk Dittahti Polda Metro Jaya, Ditahan?
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved