RK Bakal Evaluasi Koalisi hingga Metode Kampanye Jika Pilkada Jakarta Dua Putaran
Rabu, 27 November 2024 - 19:07 WIB
loading...
Cagub Jakarta Nomor Urut 1, Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya bakal mengevaluasi strategi menghadapi Pilkada 2024jika berjalan dua putaran. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 1, Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya bakal mengevaluasi strategi menghadapi Pilkada 2024 jika berjalan dua putaran. Bahkan, salah satu yang akan dievaluasi yakni tentang koalisi hingga metode kampanye.
Hal itu diungkapkan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, saat merespons hasil hitung cepat Pilkada Jakarta 2024 yang dinilai akan menghasilkan dua putaran. Ia mengatakan, segala hal akan dievaluasi terkait strategi Pilkada Jakarta 2024.
"Ya evaluasinya terlalu banyak ya Mbak. Politik itu bukan matematik ya, ada banyak faktor yang tidak bisa saya sampaikan secara mudah dalam doorstop ini," ucap Kang Emil, Rabu (27/11/2024).
Baca juga: Ridwan Kamil Akan Dekati Pemilih Dharma-Kun Jika Pilkada Jakarta Dua Putaran
"Tapi poinnya hasil evaluasi, hasil hitung cepat ini justru baru mau akan dievaluasikan, mau baru akan dibahas. Sehingga saya belum punya jawaban pasti dimensi-dimensinya seperti apa karena terlalu kompleks," imbuhnya.
Kang Emil pun mengatakan, salah satu yang akan dievaluasi tentang koalisi hingga metode kampanye. Kang Emil menyebut, pihaknya akan mengevaluasi terkait pola komunikasi kepada warga.
Baca juga: Tanggapi Quick Count Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil: Belum Ada yang Tembus Satu Putaran
Hal itu diungkapkan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, saat merespons hasil hitung cepat Pilkada Jakarta 2024 yang dinilai akan menghasilkan dua putaran. Ia mengatakan, segala hal akan dievaluasi terkait strategi Pilkada Jakarta 2024.
"Ya evaluasinya terlalu banyak ya Mbak. Politik itu bukan matematik ya, ada banyak faktor yang tidak bisa saya sampaikan secara mudah dalam doorstop ini," ucap Kang Emil, Rabu (27/11/2024).
Baca juga: Ridwan Kamil Akan Dekati Pemilih Dharma-Kun Jika Pilkada Jakarta Dua Putaran
"Tapi poinnya hasil evaluasi, hasil hitung cepat ini justru baru mau akan dievaluasikan, mau baru akan dibahas. Sehingga saya belum punya jawaban pasti dimensi-dimensinya seperti apa karena terlalu kompleks," imbuhnya.
Kang Emil pun mengatakan, salah satu yang akan dievaluasi tentang koalisi hingga metode kampanye. Kang Emil menyebut, pihaknya akan mengevaluasi terkait pola komunikasi kepada warga.
Baca juga: Tanggapi Quick Count Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil: Belum Ada yang Tembus Satu Putaran
Lihat Juga :