Polda Jabar Tangkap 27 Pelaku Perdagangan Orang ke Luar Negeri

Jum'at, 22 November 2024 - 19:57 WIB
loading...
Polda Jabar Tangkap...
Ditreskrimum Polda Jawa Barat menangkap 27 pelaku kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Foto/SINDOnews/agus warsudi
A A A
JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat mengungkap 20 kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sepanjang November 2024. Dari 20 kasus yang diungkap itu, polisi menangkap 27 tersangka.

Akibat aksi jahat pelaku, sebanyak 27 warga Jawa Barat jadi korban TPPO dengan modus dipekerjakan secara ilegal dan dieksploitasi untuk dijadikan Pekerja Seks Komersil (PSK) di negara tujuan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, 27 korban TPPO itu terdiri atas 21 perempuan dan 6 laki-laki. Sedangkan dari 27 tersangka, tiga diantaranya ditangani oleh Ditreskrimum Polda Jabar.

Baca juga: Polda Jabar Gulung Komplotan Napi Penipu Berkedok Layanan Open BO dan VCS

Modus operandi para pelaku mempekerjakan korban sebagai pekerja migran ilegal baik Asisten Rumah Tangga (ART) maupun PSK. "Ditawarkan bekerja sebagai ART sebanyak 24 orang sedangkan 3 orang lagi ditawarkan modusnya sebagai PSK," katanya di Mapolda Jabar, Jumat (22/11/2024).

Dari dua kasus yang ditangani Polda Jabar dengan tersangka tiga orang, ujar Kombes Jules, korban berasal dari Kabupaten Bandung dan Sukabumi. Korban R dari Kabupaten Bandung direkrut oleh tersangka HE untuk bekerja di Arab Saudi sejak bulan Juni 2022.

Baca juga: 63 TPS Pilkada Serentak 2024 di Jabar Sangat Rawan

"Tersangka HE membujuk korban R yang saat itu masih di bawah umur. Korban diberangkatkan, difasilitasi, dibiayai kebutuhannya untuk diberangkatkan ke Arab Saudi. Pelaku mengiming-imingi gaji Rp5,5 juta per bulan," ujar Jules.

Jules menuturkan, korban tertarik dan berangkat ke Arab Saudi. Namun di Arab Saudi, korban mendapatkan perlakuan tidak baik dari majikan. Bahkan korban mendapatkan kekerasan verbal dan gaji empat bulan terakhir tidak diberikan.

"Polda Jabar bekerja sama dengan BP3MI memulangkan korban. Saat ini korban sudah berada di kampung halaman. Sedangkan korban dari Sukabumi berinisial E ditampung di sebuah penampungan rumah di Kecamatan Warung Kondang Cianjur untuk diberangkatkan sebagai pekerja migran," ucapnya.

Namun, Ditreskrimum Polda Jabar berhasil menggagalkan rencana pemberangkatan tersebut. Petugas berhasil mengamankan pelaku IS dan AS pada 1 November yang diketahui merupakan pasangan suami istri. Para pelaku dijerat pasal 2, pasal 4, pasal 9, dan pasal 10 undang-undang nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

Selain itu, pasal 69, junto pasal 81, pasal 83 pasal 72 junto pasal 86 undang-undang nomor 18 tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia. "Ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun," ujarnya.

Wadirreskrimum Polda Jabar AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan para tersangka mendapatkan keuntungan hingga Rp5 juta tiap mengirimkan pekerja migran ilegal. Mereka sudah beberapa kali mengirimkan pekerja migran ke luar negeri.

"Para pelaku asal Cianjur mendapatkan permintaan dari perorangan dari Irak untuk mengirimkan pekerja migran. Mereka mendalami terkait hal itu," kata Wadirreskrimum Polda Jabar.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Komisi XIII DPR Dorong...
Komisi XIII DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Koordinasi Penanganan TPPO
Rekomendasi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Kontras Desak Polisi...
Kontras Desak Polisi Periksa Mantan Kabais dan 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Berita Terkini
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Infografis
PBB Tolak Usulan Trump...
PBB Tolak Usulan Trump Relokasi Warga Palestina ke Luar Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved