2 Tukang Ojek Tewas Ditembak dan Dibacok KKB di Papua Tengah
Jum'at, 22 November 2024 - 09:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pengecut! KKB Bakar SD, SMP dan SMA di Puncak Jaya Papua
“Melihat hal tersebut saksi TT pun langsung menuju Distrik Sinak. Setibanya di Distrik Sinak Kabupaten Puncak, saksi TT langsung menceritakan kejadian tersebut kepada saksi P dan kemudian sekira pukul 16.30 Wit, saksi P langsung melaporkan informasi kejadian tersebut ke Mapolsek Sinak," ujar Bayu Suseno.
2 Asrun Eko Putra, tempat tanggal lahir di Bawakung, 20 Desember 2000,Laki-laki status kawin dan beralamat di Kolongkong, Desa Bontosunggu Kecamatan Gai Esong Utara.
Bayu Suseno, menambahkan, jenazah korban belum di evakuasi dikarenakan akses jalan yang tidak memungkinkan akibat dari adanya Jembatan penghubung antara Distrik Sinak dan Distrik Mageabume terputus. Sehingga direncanakan proses evakuasi akan dilakukan pada hari ini jumat 22 November 2024.
“Hingga saat ini Tim kami dari Satgas Ops Damai Catenz-2024 wilayah puncak telah meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi adanya aksi susulan dari KKB dan telah melakukan Upaya-upaya kepolisian untuk mengejar para Pelaku KKB ini,” pungkas Bayu Suseno.
“Melihat hal tersebut saksi TT pun langsung menuju Distrik Sinak. Setibanya di Distrik Sinak Kabupaten Puncak, saksi TT langsung menceritakan kejadian tersebut kepada saksi P dan kemudian sekira pukul 16.30 Wit, saksi P langsung melaporkan informasi kejadian tersebut ke Mapolsek Sinak," ujar Bayu Suseno.
Identitas Korban Penyerangan KKB:
1. Imran, kelahiran Gowa, pada 2 Februari 2001, Laki-laki, alamat sesuai KTP yaitu, Botokappong, RT.002.RW.002 Kampung Tinggimae Distrik Barombong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.2 Asrun Eko Putra, tempat tanggal lahir di Bawakung, 20 Desember 2000,Laki-laki status kawin dan beralamat di Kolongkong, Desa Bontosunggu Kecamatan Gai Esong Utara.
Bayu Suseno, menambahkan, jenazah korban belum di evakuasi dikarenakan akses jalan yang tidak memungkinkan akibat dari adanya Jembatan penghubung antara Distrik Sinak dan Distrik Mageabume terputus. Sehingga direncanakan proses evakuasi akan dilakukan pada hari ini jumat 22 November 2024.
“Hingga saat ini Tim kami dari Satgas Ops Damai Catenz-2024 wilayah puncak telah meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi adanya aksi susulan dari KKB dan telah melakukan Upaya-upaya kepolisian untuk mengejar para Pelaku KKB ini,” pungkas Bayu Suseno.
(shf)
Lihat Juga :