Profesor Luluk: Wisata Pekarangan Paslon Atang-Annida Masuk Peta Ekonomi Nasional
Jum'at, 15 November 2024 - 23:09 WIB
loading...
A
A
A
“Mewujudkan gagasan tersebut membutuhkan pengetahuan dan pengalaman memadai, serta political will kuat. Latar belakang pendidikan dan pengalaman Atang dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan dan sebagai pimpinan pucuk pada DPRD Kota Bogor, menjadi kontribusi untuk meyakinkan terwujudnya gagasan tersebut,” imbuhnya.
Dalam konteks visi Presiden Prabowo untuk memajukan petani dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% seperti era Presiden Soeharto,Luluk menyatakan Kota Bogor dapat memainkan peran strategis. Kota ini harus bekerja keras meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dari 5,10% menjadi 8%.
“Kota Bogor dengan segala keistimewaannya, tentu berperan penting untuk berkontribusi mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional, dengan mengupayakan pertumbuhan ekonomi daerah minimal 8%, atau Kota Bogor harus bekerja keras untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah 3%, dari yang sebelumnya 5.10,”katanya.
“Sektor jasa dan barang, skala usaha rumah tangga, industri, mikro dan makro, nasional dan multinasional, serta potensi perdagangan karbon, semestinya menjadi fokus pengembangan secara komprehensif,” kata dia.
Menurutnya, berbagai mekanisme pengembangan menjadi alternative penting, dengan memanfaatkan Potensi SDA, SDM, efisiensi tata kelola, melalui upaya peningkatan produktivitas ruang, kerja sama wilayah sekitar, berkolaborasi dengan berbagai lembaga riset untuk menghasilkan teknologi dan produk.
Selain itu, juga memeperluas jangkauan pasar daerah dan global. Pemimpin inovatif lah yang dapat menterjemahkan upaya untuk mencapai peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut dalam berbagai programnya
Atang Trisnanto yang berpasangan dengan Annida Allivia, perwakilan generasi Gen Z, dinilai oleh Luluk sebagai kombinasi ideal untuk merepresentasikan semua lapisan masyarakat.
Dalam konteks visi Presiden Prabowo untuk memajukan petani dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% seperti era Presiden Soeharto,Luluk menyatakan Kota Bogor dapat memainkan peran strategis. Kota ini harus bekerja keras meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dari 5,10% menjadi 8%.
“Kota Bogor dengan segala keistimewaannya, tentu berperan penting untuk berkontribusi mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional, dengan mengupayakan pertumbuhan ekonomi daerah minimal 8%, atau Kota Bogor harus bekerja keras untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah 3%, dari yang sebelumnya 5.10,”katanya.
“Sektor jasa dan barang, skala usaha rumah tangga, industri, mikro dan makro, nasional dan multinasional, serta potensi perdagangan karbon, semestinya menjadi fokus pengembangan secara komprehensif,” kata dia.
Menurutnya, berbagai mekanisme pengembangan menjadi alternative penting, dengan memanfaatkan Potensi SDA, SDM, efisiensi tata kelola, melalui upaya peningkatan produktivitas ruang, kerja sama wilayah sekitar, berkolaborasi dengan berbagai lembaga riset untuk menghasilkan teknologi dan produk.
Selain itu, juga memeperluas jangkauan pasar daerah dan global. Pemimpin inovatif lah yang dapat menterjemahkan upaya untuk mencapai peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut dalam berbagai programnya
Atang Trisnanto yang berpasangan dengan Annida Allivia, perwakilan generasi Gen Z, dinilai oleh Luluk sebagai kombinasi ideal untuk merepresentasikan semua lapisan masyarakat.
Lihat Juga :