Profesor Luluk: Wisata Pekarangan Paslon Atang-Annida Masuk Peta Ekonomi Nasional
Jum'at, 15 November 2024 - 23:09 WIB
loading...
Guru Besar Universitas Nusa Bangsa Luluk Setyaningsih menyebut Program Wisata Pekarangan Paslon Atang-Annida masuk dalam peta ekonomi nasional. Foto/istimewa
A
A
A
BOGOR - Guru Besar Universitas Nusa Bangsa Luluk Setyaningsih, mengapresiasi visi Bogor Nyaman untuk Semua calon Wali Kota Bogor Atang Trisnanto. Terutama dalam hal kepedulian lingkungan dan optimalisasi ruang perkotaan dengan program Wisata Pekarangan.
Sebagai akademisi di bidang Silvikultur Tropika, Prof. Luluk melihat studi Atang di dunia kehutanan dan pengalaman politik sebagai modal besar untuk memimpin Kota Bogor, kota dengan julukan “Kota Hujan”.
Menurut Luluk, Kota Bogor memiliki tantangan serius seperti bencana longsor, banjir lintasan, pohon tumbang, dan degradasi ruang terbuka hijau. Kota Bogor, secara geografis, administratif, sejarah, juga ekologis-lingkungan, dapat dikatakan sebagai kota dengan seribu keistimewaan, dengan berbagai permasalahan wilayah urban.
Baca juga: Anies Baswedan Doakan Atang Trisnanto Jadi Wali Kota Bogor
“Gagasan Atang-Annida untuk peduli terhadap lingkungan, juga pemanfaatan ruang terbatas menjadi lebih produktif (wisata pekarangan), tampaknya menjadi gagasan yang menyesuaikan dengan karakter istimewa Kota Bogor,” katanya, Jumat (15/11/2024).
Luluk juga menilai pentingnya Atang jika terpilih menjadi Wali Kota Bogor untuk merevitalisasi kawasan hijau di seluruh penjuru kota, menjadi pembaruan dan pelengkap wisata persawahan di Mulyaharja, yang sempat menjadi ikon pada era Bima Arya.
Baca juga: Pascadebat Pilwalkot Bogor, Atang-Annida Yakin Dapat Dukungan 2 Digit Swing Voters
Sebagai akademisi di bidang Silvikultur Tropika, Prof. Luluk melihat studi Atang di dunia kehutanan dan pengalaman politik sebagai modal besar untuk memimpin Kota Bogor, kota dengan julukan “Kota Hujan”.
Menurut Luluk, Kota Bogor memiliki tantangan serius seperti bencana longsor, banjir lintasan, pohon tumbang, dan degradasi ruang terbuka hijau. Kota Bogor, secara geografis, administratif, sejarah, juga ekologis-lingkungan, dapat dikatakan sebagai kota dengan seribu keistimewaan, dengan berbagai permasalahan wilayah urban.
Baca juga: Anies Baswedan Doakan Atang Trisnanto Jadi Wali Kota Bogor
“Gagasan Atang-Annida untuk peduli terhadap lingkungan, juga pemanfaatan ruang terbatas menjadi lebih produktif (wisata pekarangan), tampaknya menjadi gagasan yang menyesuaikan dengan karakter istimewa Kota Bogor,” katanya, Jumat (15/11/2024).
Luluk juga menilai pentingnya Atang jika terpilih menjadi Wali Kota Bogor untuk merevitalisasi kawasan hijau di seluruh penjuru kota, menjadi pembaruan dan pelengkap wisata persawahan di Mulyaharja, yang sempat menjadi ikon pada era Bima Arya.
Baca juga: Pascadebat Pilwalkot Bogor, Atang-Annida Yakin Dapat Dukungan 2 Digit Swing Voters
Lihat Juga :