alexametrics

ABG Terkapar di Taman Kota usai Dianiaya dan Diperkosa Teman Lelakinya

loading...
ABG Terkapar di Taman Kota usai Dianiaya dan Diperkosa Teman Lelakinya
Bunga (16) warga Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, Kalteng ditemukan tergeletak lemas dengan mulut mengeluarkan darah di Taman Kota Pangkalan Bun tepatnya di sekitar Bundaran Pancasila, Senin (6/1/2020). Foto iNews TV/Sigit D
A+ A-
PANGKALAN BUN - Bunga (16) (bukan nama asli) warga Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng ditemukan tergeletak lemas dengan mulut mengeluarkan darah di Taman Kota Pangkalan Bun tepatnya di sekitar Bundaran Pancasila pada Senin (6/1/2020) pagi sekira pukul 05.30 WIB. Yang pertama kali menemukan gadis belia yang mengenakan baju rok pajang berwarna coklat muda ini adalah warga yang sedang berolahaga di sekitar taman kota.

“Jadi ada warga yang berolahraga melihat sesosok wanita muda tergolek lemah di sekitar taman kota sambil minta tolong. Korban tergeletak di dekat air mancur taman kota dengan mulut berdarah," jelas Kapolsek Arsel AKP Rendra Aditya Dhani kepada MNC Media, Senin sore. (Baca: ABG Digilir Dua Pemuda di Lapangan Bola)

Setelah itu kemudian korban langsung dibawa petugas menuju RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk dilakukan visum dan perawatan lanjutan. “Jadi menurut pengakuan korban, dia menjadi korban perkosaaan dan penganiayaan oleh dua teman prianya,” timpalnya.



Kapolsek melanjutkan, atas informasi awal dari korban terkait identitas kedua pelaku, selanjutnya anggota Polsek Arsel mencari para pelaku dan berhasil menangkap dua terduga pelaku yang juga berusia di bawah 17 tahun. Inisial A dan B.

Kapolsek menjelaskan, hasil pemeriksaan awal dari kedua pelaku, satu pelaku hanya ikut menganiaya dan satu pelaku lagi selain menganiaya korban juga melakukan pemerkosaan. Peristiwa itu terjadi pada Senin dini hari menjelang subuh dan korban langsung ditinggalkan begitu saja di taman kota.

"Karena para pelaku masih di bawah umur, penanganan kasusnya dibagi dua. Khusus terduga pelaku penganiayaan ditangani di Polsek Arsel dan pelaku penganiayaan dan pemerkosaaan ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kobar. Karena saksi korban ini masih dalam lemah, sehingga masih belum bisa kita mintai keterangan lebih lanjut untuk menguak motif para pelaku,” pungkasnya.
(sms)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak