Detik-detik Mencekam Suami di Malang Bacok Istrinya Membabi-buta Tapi Diselamatkan Tukang
Kamis, 14 November 2024 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
"Itu posisi di dalam, pas di pojok mepet tembok, itu dibuat masak terang bulan, dekat kasir agak pojok ada kabel-kabel saya kira kesetrum lihatnya mutusi kabel itu dengarnya, tiba-tiba langsung pakai pisau (dianiaya oleh suaminya)," katanya.
Awalnya ia mencoba memisahkan pertengkaran itu, tapi justru terduga pelaku memberikan ancaman ke dirinya agar diam dan ikut campur. Bahkan ancaman ikut dibunuh juga sempat diterima oleh Safarul Khoiri.
"Langsung dibantai (dianiaya berkali-kali), membabi buta. Saya tanya lapo bojone dibacoki (mengapa istrinya dibacok) terus dibilang jangan melok-melok (jangan ikut-ikut). Saya bantu katanya nggak boleh, dia bilangnya saya suaminya," jelasnya.
Ia lantas mengambil tangga besi di area toko dan langsung memukulkan ke arah pipi terduga pelaku hingga roboh. Setelah itulah, ia mencoba berteriak minta tolong ke warga sekitar, hingga akhirnya warga lain mulai berdatangan membantu.
"(Kondisi korban) Nggak tahu, saya kan teriak minta tolong, ada namanya Pak Sudi yang ngangkat, saksi di situ. Posisi waktu ngangkat. Kalau saya ngangkat takut balik ikut dicarok juga, suaminya bawa Sajam, pisau buat motong-motong daging itu," bebernya.
Awalnya ia mencoba memisahkan pertengkaran itu, tapi justru terduga pelaku memberikan ancaman ke dirinya agar diam dan ikut campur. Bahkan ancaman ikut dibunuh juga sempat diterima oleh Safarul Khoiri.
"Langsung dibantai (dianiaya berkali-kali), membabi buta. Saya tanya lapo bojone dibacoki (mengapa istrinya dibacok) terus dibilang jangan melok-melok (jangan ikut-ikut). Saya bantu katanya nggak boleh, dia bilangnya saya suaminya," jelasnya.
Ia lantas mengambil tangga besi di area toko dan langsung memukulkan ke arah pipi terduga pelaku hingga roboh. Setelah itulah, ia mencoba berteriak minta tolong ke warga sekitar, hingga akhirnya warga lain mulai berdatangan membantu.
"(Kondisi korban) Nggak tahu, saya kan teriak minta tolong, ada namanya Pak Sudi yang ngangkat, saksi di situ. Posisi waktu ngangkat. Kalau saya ngangkat takut balik ikut dicarok juga, suaminya bawa Sajam, pisau buat motong-motong daging itu," bebernya.
Lihat Juga :