Belasan Kucing Mati Massal di Sawojajar Malang, Diduga Diracun

Kamis, 14 November 2024 - 11:08 WIB
loading...
Belasan Kucing Mati...
Kasus kematian belasan ekor kucing di kawasan Sawojajar, Kota Malang, Jawa Timur akhirnya dilaporkan ke polisi. FOTO/SINDOnews/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Kasus kematian belasan ekor kucing di kawasan Sawojajar, Kota Malang , Jawa Timur akhirnya dilaporkan ke polisi. Pelaporan dilakukan karena tidak ada yang mengaku sebagai pelaku peracun sebanyak 16 ekor kucing di Jalan Maninjau Barat Blok RT 1-4, RW 8 Kelurahan Sawojajar, Kedungkandang tersebut.

Ketua RT 3 Bambang mengatakan, dirinya dan Yayasan Sintesia Animalia Indonesia sebagai kasus hukum melaporkan kematian belasan kucing itu ke Mapolresta Malang Kota. Laporan itu dilakukan karena tidak ada pihak yang mengaku sebagai pelaku peracun kucing, padahal warga sudah berencana akan menyelesaikannya secara kekeluargaan dan tidak dilanjutkan ke ranah hukum, bila pelaku mengaku.

"Namun, setelah kami beri waktu, ternyata tidak ada yang mengaku. Oleh karena itu, kasus ini kita lanjutkan dengan melaporkannya ke polisi," kata Bambang dikonfirmasi, Kamis (14/11/2024).



Pihaknya telah menyampaikan sejumlah berkas-berkas berupa dokumen berkas kronologis, termasuk foto dan video saat kucingnya serta beberapa kucing warga dan kucing liar, itu mati. Laporan itu disebutnya langsung diserahkan ke Satreskrim Polresta Malang Kota.

"Kepolisian akan menindaklanjuti. Tapi tadi berkas kami katanya kurang lengkap, jadi nanti akan kami lengkapi. Yang kurang itu berkas sebagai bukti, salah satunya seperti foto kucing yang mati," jelasnya.

Bambang menambahkan banyak warga yang menanyakan kelanjutan kasus kematian belasan kucing yang ditemukan pada Oktober 2024 lalu. Kemudian, pihak dari Sintesia Animal Indonesia juga telah mendukung pengusutan kasus ini.

"Harapan dari pelaporan ini, supaya tidak terjadi pembunuhan massal seperti ini lagi," ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sintesia Animalia Indonesia Jovand Imanuel Calvary menambahkan pihaknya akan teguh dengan keputusan pelaporan kasus tersebut. Sebab, aksi peracunan apapun alasannya adalah kekejaman yang tidak dibenarkan.

"Sayangnya, saat ini kami masih memiliki beberapa laporan kejadian di Bali dan belum bisa mendampingi pelapor untuk membuat laporan polisi di Malang, namun kami sudah meminta bantuan dari rekan-rekan komunitas wilayah Malang untuk mendampingi pelapor sebagai perwakilan kami," jelasnya.

Pihaknya kini telah berkoordinasi dengan unit Satreskrim Polresta Malang Kota, perihal laporan hukum dugaan peracunan kucing yang menewaskan 16 ekor tersebut

"Saat ini pun saya masih secara aktif berkoordinasi dengan penyidik dari Polresta Malang Kota, kami harap bisa hadir di prosedur pemeriksaan selanjutnya," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus kematian belasan kucing diduga diracun menghebohkan warga di Perumahan Sawojajar, Kedungkandang, Kota Malang. Kucing-kucing itu mati mendadak sejak Sabtu (5/10/2024) hingga Kamis (10/10/2024) dengan gejala mengeluarkan busa darı mulutnya dan kejang-kejang.

Secara total ada sekitar 16 ekor kucing, baik kucing peliharaan warga maupun kucing liar di sekitar Jalan Danau Maninjau Barat I RT 3 RW 8, yang tiba-tiba mati dengan gejala sama tersebut.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spanduk Larangan Kasih...
Spanduk Larangan Kasih Makan Kucing di Cipinang Dicabut usai Jadi Sorotan Pecinta Hewan
Menhut Raja Juli Melepasliarkan...
Menhut Raja Juli Melepasliarkan Sepasang Kucing Emas di TN Gunung Leuser
Keji, Pria di Bandung...
Keji, Pria di Bandung Tembak Kucing Pakai Air Softgun hingga Mati
Gara-gara Kucing, Kakek...
Gara-gara Kucing, Kakek di Pasuruan Tewas Ditabrak Mobil Pikap
5 Fakta Bapak Kos Makan...
5 Fakta Bapak Kos Makan Daging Kucing, Dimasak dan Dibakar untuk Obati Diabetes
Kasus Bapak Kos Makan...
Kasus Bapak Kos Makan Daging Kucing, Disnak Keswan Jateng: Bukan Pangan, Itu Tidak Lazim!
Terharu, Abew Jadi Kucing...
Terharu, Abew Jadi Kucing Ternyata Karena Rindu!
Pelihara Kucing Jadi...
Pelihara Kucing Jadi Sumber Penyakit, Mitos atau Fakta? Ini Penjelasan Dokter
Berbagi Berkah Lewat...
Berbagi Berkah Lewat Pengetahuan Ilmiah dan Makanan Gratis untuk Kucing selama Ramadan
Rekomendasi
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved