Kisah Jenderal Sutarman, Kuli Bangunan yang Kariernya Melesat Jadi Kapolri
Kamis, 14 November 2024 - 06:14 WIB
loading...
A
A
A
Lewat kegigihannya tersebut, Sutarman akhirnya masuk Akpol. Setelah lulus Akpol tahun 1981, Sutarman mulai menapaki karier di Korps Bhayangkara.
Seiring berjalannya waktu, Sutarman mulai menduduki posisi penting seperti Ajudan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tahun 2000. Sejak saat itu kariernya terus melesat.
Sutarman pernah menjabat Kapolda Kepri tahun 2005, Kaselapa Lemdiklat Polri tahun 2008, Kapolda Jawa Barat, dan Kapolda Metro Jaya tahun 2010.
Pada tahun 2011, Sutarman dipercaya menjabat Kabareskrim Polri. Barulah di tahun 2013, dia dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Timur Pradopo yang pensiun.
Di awal kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkuasa, Sutarman diberhentikan dari jabatan Kapolri 9 bulan lebih awal dari jadwal usia pensiunnya. Dia digantikan Badrodin Haiti yang saat itu menjabat Wakapolri.
Seiring berjalannya waktu, Sutarman mulai menduduki posisi penting seperti Ajudan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tahun 2000. Sejak saat itu kariernya terus melesat.
Sutarman pernah menjabat Kapolda Kepri tahun 2005, Kaselapa Lemdiklat Polri tahun 2008, Kapolda Jawa Barat, dan Kapolda Metro Jaya tahun 2010.
Pada tahun 2011, Sutarman dipercaya menjabat Kabareskrim Polri. Barulah di tahun 2013, dia dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Timur Pradopo yang pensiun.
Di awal kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkuasa, Sutarman diberhentikan dari jabatan Kapolri 9 bulan lebih awal dari jadwal usia pensiunnya. Dia digantikan Badrodin Haiti yang saat itu menjabat Wakapolri.
(jon)
Lihat Juga :