Rumah Batik dan Perjuangan Menaklukan Keterbatasan

Selasa, 12 November 2024 - 11:09 WIB
loading...
A A A
Rumah Batik TBIG memiliki 16 jenis tumbuhan yang bisa menghasilkan warna alami saat memproduksi batik. Ini adalah yang terbanyak di Indonesia. Rumah Batik TBIG juga mendorong program upcycle dari sampah botol plastik menjadi produk baru yang memiliki kualitas lebih tinggi dan manfaat baru. Kegiatan ini melibatkan kaum disabilitas yang tertarik mengolah batik menjadi produk lain, seperti cover laptop hingga tas.

Menurut Joko Padmanto, program ini awalnya hanya mengolah sampah botol plastik di bawah pilar CSR lingkungan Bangun Hijau Bersama. Sampah botol plastik ini diolah mesin menjadi serat yang dibentuk menjadi produk seperti tas. Namun, melihat potensi besar dan mendorong nilai jual lebih tinggi, program kolaborasi pilar lingkungan dan kebudayaan pun tercipta. "Produk tas ini tidak serumit batik tulis dan mereka (siswa disabilitas) sudah cukup mampu mengembangkan itu," ujar sosok yang bergabung dengan program ini sejak 2021.

Berbagai perkembangan ini membuat salah seorang alumni Rumah Batik TBIG, M. Abdu Rizal Bahri kagum. Alumni hasil pelatihan tahun 2015 ini bercerita berbagai pembaruan yang terus diterapkan untuk kemajuan program sangat relevan dengan kebutuhan zaman.

Baca Juga : Batik, Identitas dan Warisan Budaya Indonesia yang Diakui Dunia

Pengusaha batik ini berkisah, saat bergabung ia mendapatkan pembelajaran sangat bermanfaat seputar industri batik hingga akhirnya bisa mengembangkan bisnis dan menjual produk batiknya ke luar negeri. Terlebih usai melihat program yang kini dijalankan, muncul rasa optimistis yang sangat besar. "Saya setelah lulus hanya bisa membuat dua batik saja, harus menjualnya dari toko ke toko secara mandiri," kenang Rizal.

Sekar dan Rizal dan para siswa Rumah Batik TBIG adalah sekelumit cerita tentang bukti perjuangan tanpa henti. Tak hanya sebatas melestarikan warisan budaya, eksistensi Rumah Batik TBIG adalah bukti tentang sebuah kerja keras, konsistensi, kreativitas, dan ketekunan dari para perajin batik di Pekalongan, sebuah kota yang menopang lebih dari 70 pemasaran batik di negara kita. Sebuah rumah dengan segudang cerita perjuangan seseorang menaklukan keterbatasan.
(edc)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
KPK Sita Rumah Bupati...
KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Semarang
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
Tumbuhkan Generasi Kreatif,...
Tumbuhkan Generasi Kreatif, Kodomo dan Alfamart Ajak 1.100 Anak Warnai Indonesia
Rekomendasi
Belanda Kunci Juara...
Belanda Kunci Juara Grup F usai Kalahkan Tunisia 3-1
Tria Ungkap Tekanan...
Tria Ungkap Tekanan Manggung Tanpa Personel The Changcuters di Wisuda Anak
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup F: Swedia Temani Belanda dan Jepang Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved