Abu Fida, Mantan Deklarator ISIS Indonesia Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan

Senin, 11 November 2024 - 14:41 WIB
loading...
Abu Fida, Mantan Deklarator...
Abu Fida (berpeci hitam, batik cokelat dan bersarung) saat Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Kawasan Tambang Desa Punggul, Rengen, Tuban, Jawa Timur, Senin (11/11/2024). Foto/Dok.Abu Fida
A A A
TUBAN - Sejumlah mantan narapidana terorisme (napiter) bersama warga menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Kawasan Tambang Desa Punggul, Kecamatan Rengen, Tuban, Jawa Timur, Senin (11/11/2024).

Pembina upacaranya adalah M Saefudin Umar alias Abu Fida, mantan narapidana terorisme yang pernah menjadi deklarator ISIS di Indonesia pada 2014 silam.

Baca juga: Kisah Abu Fida, Eks Pentolan JI Pimpin Kelompok Napiter Tambang Gelar Upacara HUT ke-79 RI di Tuban

Sejumlah mantan napiter yang ikut upacara itu adalah Hasan dan Beni, eks anggota Jamaah Anshorut Daulah (JAD) alias kelompok teror lokal di Indonesia yang berafiliasi dengan ISIS.

“Dulu saya memandang bendera ini dengan kebencian, tapi hari ini saya berdiri di sini memimpin upacara dengan hati yang bergetar dan mata berkaca-kaca,” kata Abu Fida kepada SINDOnews via WhatsApp, Senin (11/11/2024).



Dia menyebut, suasana hening menyelimuti area galian C saat lagu Indonesia Raya berkumandang. Para penambang yang masih mengenakan pakaian kerja berdiri tegak bersama dengan para mantan napiter, menciptakan pemandangan yang memberi makna mendalam tentang persatuan dan penerimaan.

"Perjalanan kami tidak mudah. Dari penjara, kami belajar arti sesungguhnya dari perjuangan untuk bangsa," tambah mantan napiter lain yang ikut, Hasan.

Baca juga: Kisah Aiptu Asron Dampingi Abu Bakar Baasyir, Mantan Napi Teroris Pimpinan JI

Diketahui Hasan saat ini aktif dalam program deradikalisasi bersama Abu Fida. Matanya menerawang mengingat masa lalu, namun dengan tekad yang kuat untuk masa depan yang lebih baik.

Mantan napiter lainnnya, Beni, yang baru setahun menghirup udara bebas, mengaku tersentuh dengan momentum ini.

"Upacara hari ini mengajarkan saya makna sejati dari patriotisme. Bukan dengan kekerasan, tapi dengan
membangun dan menjaga NKRI," ujarnya sambil menahan haru.

Abu Fida dalam pidatonya menekankan pentingnya menjaga komitmen pada negara.

"Saudara-saudaraku, kita pernah tersesat. Tapi Allah memberikan kita kesempatan kedua untuk menebus kesalahan dengan menjaga NKRI," tegasnya. Ia juga berbagi pengalaman transformasinya dari seorang deklarator ISIS menjadi pembela Pancasila.

Para penambang yang hadir memberikan respons positif.

"Kami bangga bisa menjadi bagian dari moment ini. Ini membuktikan bahwa pintu maaf dan penerimaan selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali ke jalan yang benar," ungkap Karno, koordinator penambang setempat.

Upacara dilanjutkan dengan dialog singkat antara para eks napiter dan penambang. Mereka berbagi pengalaman dan pandangan tentang masa depan Indonesia.

"Kami ingin membuktikan bahwa perubahan itu nyata. Bahwa mantan napiter bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI," tambah Abu Fida.

Program pembinaan yang dilakukan Abu Fida telah menunjukkan hasil positif. Beberapa mantan napiter yang dibinanya kini aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

"Ini adalah jihad yang sesungguhnya. Membangun, bukan menghancurkan," jelasnya.

Upacara ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan bangsa dan negara. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa perjalanan dari radikalisme menuju nasionalisme bukan hanya mungkin, tapi juga bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang.

"Mari kita jadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran untuk membangun masa depan yang lebih baik," tutup Abu Fida, mengakhiri upacara yang akan dikenang sebagai simbol transformasi dan harapan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lewat Program Pestani,...
Lewat Program Pestani, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Melon Pantura
SnackVideo Rampungkan...
SnackVideo Rampungkan Desa Sejahtera 2025 Musim ke-3 di Tuban
Buka Bioskop di Tuban,...
Buka Bioskop di Tuban, Cinema XXI Hadirkan Hiburan Modern dan Geliat Ekonomi Lokal
Kisah Pidato Menggelegar...
Kisah Pidato Menggelegar Bung Tomo Kobarkan Semangat Juang Arek-arek Surabaya Hadapi Tentara Sekutu
Jelang HUT ke-80 RI,...
Jelang HUT ke-80 RI, Eks Napiter Ingatkan Ancaman Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme
Kisah Ronggolawe, Penguasa...
Kisah Ronggolawe, Penguasa Tuban yang Dicap Pengkhianat Kalahkan Pasukan Majapahit di Sungai Tambak Beras
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Berita Terkini
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved