Kantor Desa Margajaya Disegel Warga usai Kades Tersandung Kasus Narkoba
Senin, 11 November 2024 - 13:47 WIB
loading...
A
A
A
"Mungkin kabar ya dari kabar berita di online tuh kita di Desa Margajaya tuh lagi viral ya mungkin warga tidak senang dengan kepala desanya, semua lembaga juga sama kita semua mengundurkan diri kalau kepala desanya Pak Mulyana," katanya.
Dia berharap masyarakat bisa tenang dan ke depan Desa Margajaya bisa kondusif dan lebih baik. "Mudah-mudahan Margajaya bisa lebih baik lebih maju. Kalau kita (Prades, red) yang terpenting pelayanan kepada masyarakat, kalau pun apa kejadiannya pelayanan yang lebih penting, masyarakat kita utamakan,"tandasnya.
Diketahui sebelumnya, Anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), Perangkat Desa (Prades) bahkan pengurus RT dan RW di Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak-Banten ramai-ramai mengundurkan diri. Hal itu dilakukan sebagai desakan agar sang kepala desa berinisial ML dipecat dari jabatannya.
Pengunduran diri juga dilakukan oleh pengurus Karang Taruna dan lembaga lainnya. Mereka menolak dipimpin oleh ML yang saat ini sedang tersandung kasus narkoba. Pernyataan pengunduran diri mereka dibacakan secara serentak lalu viral di media sosial pada Jumat (8/11/2024) malam.
“Bismillahirohmanirohim. Kami seluruh anggota BPD, Perangkat desa, RT. RW, Karang Taruna, dan Lembaga desa menyatakan mengundurkan diri selama dipimpin oleh saudara Mulyana yang tersandung narkoba. Kami Margajaya. anti narkoba,” kata Ketua BPD Margajaya Kuncoro Dakkiri diikuti para hadirin.
Dia mengungkapkan, BPD juga telah menemui M Pj Bupati Lebak Gunawan Rusminto di Pendopo Bupati Lebak. Mereka mendesak agar pemerintah daerah mengambil langkah tegas.
Dia berharap masyarakat bisa tenang dan ke depan Desa Margajaya bisa kondusif dan lebih baik. "Mudah-mudahan Margajaya bisa lebih baik lebih maju. Kalau kita (Prades, red) yang terpenting pelayanan kepada masyarakat, kalau pun apa kejadiannya pelayanan yang lebih penting, masyarakat kita utamakan,"tandasnya.
Diketahui sebelumnya, Anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), Perangkat Desa (Prades) bahkan pengurus RT dan RW di Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak-Banten ramai-ramai mengundurkan diri. Hal itu dilakukan sebagai desakan agar sang kepala desa berinisial ML dipecat dari jabatannya.
Pengunduran diri juga dilakukan oleh pengurus Karang Taruna dan lembaga lainnya. Mereka menolak dipimpin oleh ML yang saat ini sedang tersandung kasus narkoba. Pernyataan pengunduran diri mereka dibacakan secara serentak lalu viral di media sosial pada Jumat (8/11/2024) malam.
“Bismillahirohmanirohim. Kami seluruh anggota BPD, Perangkat desa, RT. RW, Karang Taruna, dan Lembaga desa menyatakan mengundurkan diri selama dipimpin oleh saudara Mulyana yang tersandung narkoba. Kami Margajaya. anti narkoba,” kata Ketua BPD Margajaya Kuncoro Dakkiri diikuti para hadirin.
Dia mengungkapkan, BPD juga telah menemui M Pj Bupati Lebak Gunawan Rusminto di Pendopo Bupati Lebak. Mereka mendesak agar pemerintah daerah mengambil langkah tegas.
Lihat Juga :