Kronologi Pembunuhan Sadis Wanita Tanpa Kepala, Tersangka Kupas Kulit Jempol Korban
Senin, 04 November 2024 - 18:59 WIB
loading...
A
A
A
Pukul 21.00 WIB, korban tiba di rumah pelaku untuk mengambil ikan tuna yang dimintanya. Pelaku menemui korban di luar gang rumahnya. Pelaku mengajak korban ke lantai 2 rumahnya, hanya saja korban enggan memenuhi permintaan pelaku.
"Korban tak mau dan mengatakan, saya tak mau, takut ada pelacur, maksudnya ini istri tersangka. Tersangka menjawab, istri saya tak ada dan sedang dagang. Di rumah tak ada orang, lalu korban menjawab dengan kalimat, ah kamu juga anak pelacur," katanya.
Mendengar itu, pelaku emosi dan mencekik leher korban dengan kedua tangannya hingga akhirnya korban lemas dan tak bergerak. Pelaku kembali mencekik korban hingga wajahnya membiru tak bernyawa. Proses berjalan secara cepat, kurang lebih 20 menit.
Pelaku yang masih emosi mengambil pisau dan memotong leher korban lalu memisahkannya ke dalam kantong dan karung. Pelaku juga mengupas kulit tangan kedua jempol korban lantas menyimpan tubuh korban di lantai 2 rumahnya lalu menutupnya dengan selimut.
"Pukul 23.00 WIB, tersangka keluar rumah untuk membuang kepala korban ke Jalan Polairud Pintu Air Muara Baru. Tersangka lemparkan bungkusan karung berisi kepala korban sehingga masuk ke sela-sela tembok belakang rumah, setelah itu tersangka kembali ke rumah," ujar Wira.
"Korban tak mau dan mengatakan, saya tak mau, takut ada pelacur, maksudnya ini istri tersangka. Tersangka menjawab, istri saya tak ada dan sedang dagang. Di rumah tak ada orang, lalu korban menjawab dengan kalimat, ah kamu juga anak pelacur," katanya.
Mendengar itu, pelaku emosi dan mencekik leher korban dengan kedua tangannya hingga akhirnya korban lemas dan tak bergerak. Pelaku kembali mencekik korban hingga wajahnya membiru tak bernyawa. Proses berjalan secara cepat, kurang lebih 20 menit.
Pelaku yang masih emosi mengambil pisau dan memotong leher korban lalu memisahkannya ke dalam kantong dan karung. Pelaku juga mengupas kulit tangan kedua jempol korban lantas menyimpan tubuh korban di lantai 2 rumahnya lalu menutupnya dengan selimut.
"Pukul 23.00 WIB, tersangka keluar rumah untuk membuang kepala korban ke Jalan Polairud Pintu Air Muara Baru. Tersangka lemparkan bungkusan karung berisi kepala korban sehingga masuk ke sela-sela tembok belakang rumah, setelah itu tersangka kembali ke rumah," ujar Wira.
Lihat Juga :