500 KK Krisis Air Bersih, Pemda KBB Belum Tetapkan Darurat Kekeringan

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 18:46 WIB
loading...
500 KK Krisis Air Bersih,...
Warga sedang mengantre air untuk kebutuhan sehari-hari. Pada musim kemarau kali ini, warga di sejumlah desa di KBB sudah mulai mengalami kesulitan air bersih akibat sumur mengering. Foto/SINDOnews/Dok
A A A
Musim kemarau mulai menyebabkan krisis air bersih di beberapa kampung yang berada di Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Akibatnya warga banyak yang membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dikarenakan sumber mata air dan sumur yang biasa digunakan sudah tidak dapat dimanfaatkan akibat mengering. (Baca juga: Bedung Sukowati Mengering, Ribuan Hektar Sawah Tak Dapat Air )

"Sudah sebulan terakhir warga kesulitan air bersih. Kalau yang punya uang bisa beli, biasanya Rp70.000 untuk 500 liter air," kata Kepala Desa Gunungmasigit, Tarkopa, Sabtu (29/8/2020). (Baca juga: MoU dengan IKN, Pemda KBB Optimistis 100 Ribu Pekerja Terserap )

Dia menyebutkan, berdasarkan laporan ada dua RW yang sudah mengalami krisis air bersih. Jumlahnya sekitar 500 kepala keluarga (KK) yang tinggal di Kampung Cibuana RW 02 dan Kampung Cintakalsana RW 03. Diperkirakan jumlah warga terdampak krisis air bersih masih akan bertambah mengingat musim kemarau masih panjang.

"Kalau dalam sebulan ke depan hujan belum turun, kondisi kekeringan akan semakin parah dan warga yang krisis air bersih pasti lebih banyak," ucap dia.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Duddy Prabowo menyebutkan, meski warga di sejumlah desa mulai terkena dampak dari musim kemarau namun Pemda KBB belum menetapkan status darurat kekeringan. Ini dikarenakan penetapan status tersebut masih menunggu arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat.

"Penetapan status siaga darurat kekeringan juga sangat bergantung pada hasil kajian BMKG dan penetapan status di tingkat provinsi," kata dia.

Hingga kini pihaknya belum menerima permintaan pendistribusian air bersih dari masyarakat. Setiap kemarau lokasi yang mengalami krisis air bersih tidak bertambah ataupun berubah. Seperti di Kecamatan Cipatat, wilayah langganan rawan air bersih adalah Desa Gunungmasigit. "Guna mengantisipasinya, BPBD KBB selalu bekerja sama dengan instansi lain, salah satunya PDAM untuk memenuhi permintaan air bersih ke warga," kata dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
Hari Kedelapan Operasi...
Hari Kedelapan Operasi SAR Longsor Bandung Barat, Total 70 Kantong Jenazah Dievakuasi
Update Pencarian Korban...
Update Pencarian Korban Longsor Bandung Barat, Tim SAR Evakuasi 7 Kantong Jenazah
5 Jenazah Korban Longsor...
5 Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Ditemukan, Total 60 Korban
Tim DVI Berhasil Identifikasi...
Tim DVI Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor Cisarua
Update Longsor Cisarua...
Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 42 Kantong Jenazah Ditemukan Tim SAR
Tragedi Latihan Pratugas:...
Tragedi Latihan Pratugas: 23 Marinir Gugur dalam Longsor Cisarua Bandung Barat
Detik-Detik KDM & Tim...
Detik-Detik KDM & Tim Gabungan Temukan Tiga Korban Longsor di Bandung Barat
Rekomendasi
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Bahlil Pastikan Warga...
Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek Blok Masela Bakal Dapat Ganti Untung
The Man in the Chef...
The Man in the Chef Whites, Microdrama V+Short tentang Chef, Cinta, dan Pengkhianatan
Berita Terkini
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved