Berkah TMMD ke-122, Mimpi Jalan Bagus di Bangko Barat Merangin Jadi Kenyataan
Kamis, 31 Oktober 2024 - 21:55 WIB
loading...
A
A
A
Selain jalan, program TMMD yang sangat menolong warganya yakni pembuatan sumur bor.
"Di desa kami ini jika musim kemarau sering kekeringan. Alhamdulillah sekarang di desa kami dibangun sumur bor sebanyak tiga titik oleh Satgas TMMD, sehingga kedepannya kami tidak was-was lagi," tambahnya.
Ditempat terpisah Ngatmin (62) warga Desa Bedeng Rejo yang berhasil ditemui di lokasi jalan baru, tak henti-hentinya berterima kasih kepada TNI karena telah mau bersusah payah memperbaiki jalan di desanya.
"Terima kasih pak tentara, kami seperti mimpi jika jalan kami ini akan diperbaiki. Puluhan tahun kami berharap jalan ini diperbaiki namun sepertinya harapan itu bakal sirna, jalan ini seperti urat nadi kami sebab jalan ini untuk mengeluarkan hasil bumi seperti karet, sawit dan hasil pertanian lainnya," terang Ngatmin.
Lebih lanjut Ngatmin menceritakan dulu jika hujan tidak satu pun kendaraan dapat melintasi jalan ini. Kalau musim hujan tidak satu pun hasil bumi bisa dikeluarkan, bahkan buah sawit akhirnya busuk di batang, karet tidak bisa dijual.
"Sehingga kami terpaksa mencari pinjaman dulu untuk menyambung hidup. Alhamdulillah sekarang dengan adanya bapak TNI kami akhirnya bisa kembali hidup normal seperti masyarakat lainnya," ujarnya.
"Doa kami akhirnya dikabulkan dan dijawab oleh bapak tentara. Harapan kami usai program TMMD ini berakhir Pemkab Merangin bisa membangun jalan dan jembatan permanen sehingga nantinya kami tidak kembali terisolir," pungkasnya.
"Di desa kami ini jika musim kemarau sering kekeringan. Alhamdulillah sekarang di desa kami dibangun sumur bor sebanyak tiga titik oleh Satgas TMMD, sehingga kedepannya kami tidak was-was lagi," tambahnya.
Ditempat terpisah Ngatmin (62) warga Desa Bedeng Rejo yang berhasil ditemui di lokasi jalan baru, tak henti-hentinya berterima kasih kepada TNI karena telah mau bersusah payah memperbaiki jalan di desanya.
"Terima kasih pak tentara, kami seperti mimpi jika jalan kami ini akan diperbaiki. Puluhan tahun kami berharap jalan ini diperbaiki namun sepertinya harapan itu bakal sirna, jalan ini seperti urat nadi kami sebab jalan ini untuk mengeluarkan hasil bumi seperti karet, sawit dan hasil pertanian lainnya," terang Ngatmin.
Lebih lanjut Ngatmin menceritakan dulu jika hujan tidak satu pun kendaraan dapat melintasi jalan ini. Kalau musim hujan tidak satu pun hasil bumi bisa dikeluarkan, bahkan buah sawit akhirnya busuk di batang, karet tidak bisa dijual.
"Sehingga kami terpaksa mencari pinjaman dulu untuk menyambung hidup. Alhamdulillah sekarang dengan adanya bapak TNI kami akhirnya bisa kembali hidup normal seperti masyarakat lainnya," ujarnya.
"Doa kami akhirnya dikabulkan dan dijawab oleh bapak tentara. Harapan kami usai program TMMD ini berakhir Pemkab Merangin bisa membangun jalan dan jembatan permanen sehingga nantinya kami tidak kembali terisolir," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :