Jakarta Running Festival 2024: Ecofren Tangani 15,92 Ton Sampah dengan Solusi Berkelanjutan
Senin, 28 Oktober 2024 - 18:24 WIB
loading...
A
A
A
“Kami di Ecofren percaya bahwa acara publik seperti JRF menawarkan peluang besar untuk menunjukkan bagaimana pengelolaan sampah yang tepat dapat mengurangi dampak lingkungan secara signifikan. Dengan partisipasi ini, kami berharap dapat menginspirasi semua pihak, baik peserta maupun pengunjung, untuk lebih sadar terhadap lingkungan dan melakukan tindakan kecil yang bisa membawa dampak positif yang besar," ujar Rheza, Senin (28/10/2024).
Sebagai mitra pengelolaan sampah resmi, Ecofren menghadirkan berbagai layanan untuk mengelola sampah yang dihasilkan selama rangkaian acara JRF 2024. Tim Ecofren secara khusus menangani sampah yang dihasilkan oleh peserta, pengunjung, dan vendor yang berpartisipasi dalam acara tersebut. Ecofren berhasil memilah sampah jenis plastik, kertas, kaca, logam, organik dan residu, guna memastikan tidak ada sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir tanpa melalui proses daur ulang atau pemrosesan ramah lingkungan.
Ecofren juga memberikan real-time waste tracking selama race expo dan acara puncak berlangsung untuk melihat langsung total volume sampah yang dikumpulkan dan dipilah sepanjang acara berlangsung. Layanan ini tidak hanya memberikan transparansi terhadap proses pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah yang bertanggung jawab pada event-event besar semacam ini. Pada hari terakhir acara, Ecofren mencatat bahwa total 15,92 ton berhasil dikumpulkan dan diproses dengan mengusung konsep Zero Waste to Landfill.
"Kami sangat bangga menjadi bagian dari JRF 2024. Pengelolaan sampah pada event ini bukan hanya pengelolaan operasional, tetapi juga mengedukasi para runners melalui penyediaan tempat sampah di sepanjang jalur lari, seluruh area expo hingga menginisiasi donation box untuk jersey bekas. Kami berharap langkah ini dapat mendorong semakin banyak acara di masa depan untuk mengadopsi praktik yang lebih ramah lingkungan," tuturnya.
Dengan adanya ribuan peserta yang berpartisipasi, acara besar seperti JRF tentu menghasilkan volume sampah yang cukup besar. Namun, Ecofren ingin menunjukkan bahwa dengan sistem pengelolaan yang tepat, acara sebesar ini tetap bisa ramah lingkungan. Setiap sampah yang dikumpulkan diolah sesuai dengan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), memastikan bahwa dampak negatif terhadap lingkungan bisa diminimalkan.
Sebagai mitra pengelolaan sampah resmi, Ecofren menghadirkan berbagai layanan untuk mengelola sampah yang dihasilkan selama rangkaian acara JRF 2024. Tim Ecofren secara khusus menangani sampah yang dihasilkan oleh peserta, pengunjung, dan vendor yang berpartisipasi dalam acara tersebut. Ecofren berhasil memilah sampah jenis plastik, kertas, kaca, logam, organik dan residu, guna memastikan tidak ada sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir tanpa melalui proses daur ulang atau pemrosesan ramah lingkungan.
Ecofren juga memberikan real-time waste tracking selama race expo dan acara puncak berlangsung untuk melihat langsung total volume sampah yang dikumpulkan dan dipilah sepanjang acara berlangsung. Layanan ini tidak hanya memberikan transparansi terhadap proses pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah yang bertanggung jawab pada event-event besar semacam ini. Pada hari terakhir acara, Ecofren mencatat bahwa total 15,92 ton berhasil dikumpulkan dan diproses dengan mengusung konsep Zero Waste to Landfill.
"Kami sangat bangga menjadi bagian dari JRF 2024. Pengelolaan sampah pada event ini bukan hanya pengelolaan operasional, tetapi juga mengedukasi para runners melalui penyediaan tempat sampah di sepanjang jalur lari, seluruh area expo hingga menginisiasi donation box untuk jersey bekas. Kami berharap langkah ini dapat mendorong semakin banyak acara di masa depan untuk mengadopsi praktik yang lebih ramah lingkungan," tuturnya.
Dengan adanya ribuan peserta yang berpartisipasi, acara besar seperti JRF tentu menghasilkan volume sampah yang cukup besar. Namun, Ecofren ingin menunjukkan bahwa dengan sistem pengelolaan yang tepat, acara sebesar ini tetap bisa ramah lingkungan. Setiap sampah yang dikumpulkan diolah sesuai dengan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), memastikan bahwa dampak negatif terhadap lingkungan bisa diminimalkan.
Lihat Juga :