alexametrics

Bawaslu Pangandaran Sebut Pemilu Serentak Belum Efektif

loading...
Bawaslu Pangandaran Sebut Pemilu Serentak Belum Efektif
Refleksi dan evaluasi Pemilu 2019 yang digelar Bawaslu Pangandaran. Foto/SINDOnews/Syamsul Ma'arif
A+ A-
PANGANDARAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran sebut Pemilihan Umum (Pemilu) dengan cara serentak atau di Indonesia belum begitu efektif.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan mengatakan, belum efektifnya pelaksanaan Pemilu secara serentak berdasarkan hasil dari evaluasi Pemilu Serentak 2019 diantaranya human eror dan teknis pelaksanaan. (Baca juga: Pilkada 2020, Bawaslu Soroti Netralitas ASN dan Kabar Hoaks)

"Untuk Kabupaten Pangandaran, persoalan Pemilu 2019 ada 2 kejadian diantaranya saat pungut hitung dan persoalan harus digelarnya PSU," katanya saat refleksi dan evaluasi Pemilu 2019, Senin (23/12/2019).



Menurut Iwan, ke 2 persoalan tersebut dilatarbelakangi karena berbagai faktor. Di antaranya kelelahan pelaksana Pemilu dan terlalu banyaknya kertas surat suara. (Baca juga: Sidalih dan Situng KPU di Pemilu 2019 Jadi Catatan Bawaslu)

Dia menjelaskan refleksi dan evaluasi Pemilu 2019 dilaksanakan dengan sasaran peserta santri, mahasiswa, organisasi masyarakat, LSM dan tokoh masyarakat.

"Refleksi dan evaluasi Pemilu 2019 akan jadi bahan rekomendasi ke Bawaslu Provinsi dan Bawaslu untuk selanjutnya ditindaklanjut ke Komisi II DPR," paparnya.

Bawaslu Pangandaran selama pelaksanaan Pemilu 2019 menangani temuan dan laporan 59 pelanggaran Pemilu.

"Harapan kami, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada 2020) Bawaslu bisa menjalankan tugas dengan maksimal," terangnya.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak