4 Kapolda Metro Jaya Mantan Ajudan Presiden, Nomor 1 dan 3 Bersinar Jadi Kapolri
Rabu, 23 Oktober 2024 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Pria kelahiran Bandung, 30 Desember 1952 ini menempuh pendidikan di PTIK (1985), Sekolah Staf Komando Angkatan Udara (1992), hingga Lembaga Pertahanan Nasional/Lemhannas (2002).
Setelah lulus Akpol, Firman Gani memulai tugasnya di kepolisian sebagai Komandan Peleton Brigade Mobil (Brimob) tahun 1975. Beberapa tahun setelahnya, dia menempati posisi Komandan Kompi Brimob Polda Metro Jaya.
Setelah 7 tahun menjadi Komandan Brimob Polda Metro Jaya, Firman Gani berpindah tugas menjadi Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat. Pada tahun 1987, dia dipercaya menempati posisi Kapolres Majene.
Firman Gani juga merupakan perwira yang meresmikan Satuan Anti Teror bernama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Dia meresmikan saat menjabat Kapolda Metro Jaya tepatnya 26 Agustus 2004. Pada tahun 2013, Firman Gani meninggal dunia. Sebelumnya, dia sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan.
Setelah lulus Akpol, Firman Gani memulai tugasnya di kepolisian sebagai Komandan Peleton Brigade Mobil (Brimob) tahun 1975. Beberapa tahun setelahnya, dia menempati posisi Komandan Kompi Brimob Polda Metro Jaya.
Setelah 7 tahun menjadi Komandan Brimob Polda Metro Jaya, Firman Gani berpindah tugas menjadi Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat. Pada tahun 1987, dia dipercaya menempati posisi Kapolres Majene.
Firman Gani juga merupakan perwira yang meresmikan Satuan Anti Teror bernama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Dia meresmikan saat menjabat Kapolda Metro Jaya tepatnya 26 Agustus 2004. Pada tahun 2013, Firman Gani meninggal dunia. Sebelumnya, dia sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan.
(jon)
Lihat Juga :