Perkuat Daya Saing, JEF 2024 Siapkan Jakarta Jadi Kota Global
Rabu, 16 Oktober 2024 - 21:30 WIB
loading...
JEF 2024 merupakan kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jakarta, Pemprov Jakarta, serta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Menyiapkan Jakarta sebagai Kota Global , Jakarta Economic Forum (JEF) 2024 digelar di Park Hyatt, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2024). Gelaran itu merupakan kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jakarta, Pemprov Jakarta, serta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI).
Mengusung tema “Innovation to Enhance Jakarta’s Competitiveness as Global City: Policy and Implementation”, kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh gagasan dan inovasi yang lebih luas.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jakarta Arlyana Abubakar menyampaikan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi Jakarta ke depan tetap baik yang diiringi dengan inflasi tetap terkendali.
Meski demikian, tantangan struktural seperti daya dukung lahan dan air bersih yang semakin terbatas serta ketergantungan terhadap produksi pangan dari daerah lain masih dihadapi Jakarta.
"Terlepas dari berbagai tantangan yang dihadapi, Jakarta memiliki modalitas yang dapat dioptimalkan lebih lanjut antara lain dari sisi ketersediaan infrastruktur, ketersediaan populasi yang produktif, serta inisiatif keberlanjutan dan transformasi teknologi yang terbilang tinggi sehingga Jakarta berpotensi menjadi kota global berdaya saing tinggi di masa depan," ungkap Arlyana.
Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono menuturkan dalam mencapai visi Jakarta sebagai Kota Global perlu dilakukan penguatan daya saing ekonomi dengan mendorong sektor teknologi dan kreativitas.
Karenanya upaya memperkuat daya saing tersebut dengan melakukan pembangunan infrastruktur berkelanjutan melalui penciptaan infrastruktur yang modern.
Mengusung tema “Innovation to Enhance Jakarta’s Competitiveness as Global City: Policy and Implementation”, kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh gagasan dan inovasi yang lebih luas.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jakarta Arlyana Abubakar menyampaikan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi Jakarta ke depan tetap baik yang diiringi dengan inflasi tetap terkendali.
Meski demikian, tantangan struktural seperti daya dukung lahan dan air bersih yang semakin terbatas serta ketergantungan terhadap produksi pangan dari daerah lain masih dihadapi Jakarta.
"Terlepas dari berbagai tantangan yang dihadapi, Jakarta memiliki modalitas yang dapat dioptimalkan lebih lanjut antara lain dari sisi ketersediaan infrastruktur, ketersediaan populasi yang produktif, serta inisiatif keberlanjutan dan transformasi teknologi yang terbilang tinggi sehingga Jakarta berpotensi menjadi kota global berdaya saing tinggi di masa depan," ungkap Arlyana.
Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono menuturkan dalam mencapai visi Jakarta sebagai Kota Global perlu dilakukan penguatan daya saing ekonomi dengan mendorong sektor teknologi dan kreativitas.
Karenanya upaya memperkuat daya saing tersebut dengan melakukan pembangunan infrastruktur berkelanjutan melalui penciptaan infrastruktur yang modern.
Lihat Juga :